adsense

bidvertiser

April 30, 2016

MUHAMMAD SAW ADALAH SANG RESI-SANG BUDHA-SANG ZOROASTER-SANG PENGHIBUR TERAKHIR 2

Tulisan ini disusun dari berbagai sumberi para ahli sejarah,agamawan dan cerdik pandai, bukan untuk memaksakan kehendak merubah keyakinan agama seseorang ,sebab keyakinan dan agama seseorang merupakan pilihan masing-masing dan memuat konsekuensi pada diri masing-masing.
Namun tulisan ini aku buat untuk mengajak perdamaian dan merenungkan hakekat arti kehidupan dan mengajak untuk berfikir lebih mengglobal,tidak sekedar menutup hati pada hamparan ilmu pengetahuan yang tergelar di sekeliling kehidupan kita.
Maka apapun agama dan keyakinan sahabat semua,tetap saja kita adalah species manusia ciptaan-Nya,yang diberi akal budi untuk selalu memperhatikan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya,agar kita selalu dapat hidup dalam damai berdampingan mengisi relung-relung kehidupan di dunia yang fana ini…
Maka Tuhanku adalah Tuhanmu dan Tuhan kita yang sama,dan Dia adalah Tuhan penguasa semesta alam.
Maka renungkanlah sesungguhnya Dia telah menurunkan para utusan-Nya,Nabi dan Rasul-Nya untuk menyertai kita,membimbing kita dan menerangi kegelapan kehidupan kita sepanjang hayat dan lintasan masa,
Maka sebagaimana aku mempercayai dan menghormati Rama,Krisna,Sang Budha,Zoroaster dan Yesus,juga Adam ,Nuh,Ibrahim,Musa,serta para Rasul-Nya yang lainnya,maka marilah kita sejak saat ini sama-sama mempercayai dan menghormati Muhammad yang juga adalah Rasul-Nya,yang datang dari Tuhan kita yang sama.Ikrarkanlah bahwa aku,kau,kalian tidak akan pernah membeda-bedakan diantara mereka.
Siapakah Muhammad ?
Mari kita mengenalnya.Caranya simple,cukup ketikkan key word ke Google dengan kata tentang Muhammad atau sejarah Nabi Muhammad,maka kita akan segera tahu siapaMuhammad.Atau silahkan langsung buka link berikut dibawah ini :
Selanjutnya,paparan berikut merupakan tanda-tanda akan kehadirannya yang tersiratkan dalam semua kitab-kitab suci terdahulu sebelum Al-Qur’an :
II.BERITA  KEDATANGAN NABI MUHAMMAD DI DALAM KITAB SUCI BUDHA :
-SIAPAKAH SANG BUDHA?
Sebutan Budha disandang pertama kali oleh Sidharta Gautama atau sakyamuni,hidup sekitar tahun 623563 SM yang sekaligus sebagai pendiri Budha.
Arti Budha antara lain :
-Yang Telah Sadar,
-Ia Sang Penemu (Bujjhita) Kebenaran,
-Ia yang telah mencapai Penerangan Sempurna,
-Ia yang memberikan penerangan (Bodhita) dari generasi ke generasi, dll.
Diriwayatkan bahwa Sang Budha mendapat pencerahan saat melakukan meditasi dibawah pohon Bodi.
SANG BUDHA
Generasi pemeluk Budha pada masa masa kini jika ditanya tentang adanya Tuhan, maka mereka tidak mengenal atau mengakui bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan. Karena dalam pemikiran mereka alam semesta ada dengan sendirinya (kehendak alam).Doktrin Budha lebih menekankan pada sistem etika.Sehingga pada beberapa pendapat bahwa sekilas Agama Budha dianggap sebagai Atheisme yang luhur. Sementara diyakini bahwa pada zamannya Budha masih hidup sebenarnya tidaklah demikian.
Secara logika jika Sidharta Gautama telah mencapai tingkatan “Budha”,dimana makna Budha telah disebutkan diatas yakni antara lain :Yang Telah Sadar, Sang Penemu (Bujjhita) kebenaran, yang telah mencapai Penerangan Sempurna, yang memberikan penerangan (Bodhita) dari generasi ke generasi,atau kalimat lain yang setara dengan makna : Telah beriman,berpasrah diri,telah mendapat pencerahan / petunjuk,maka tiada yang patut memiliki hak memberikan Petunjuk,penerangan,pencerahan melainkan karena adanya suatu unsur / Zat yang memberi petunjuk,maka tiada lain zat yang memiliki hak memberi petunjuk kecuali hanya Tuhan Sang pencipta alam itu sendiri.
Dengan demikian ketika Sidharta masih hidup, tentu beliau mengakui bahwa keberadaan alam semesta karena adanya keberadaan Tuhan yang menciptakan alam itu sendiri.
Jika sang Budha seandainya saat itu lebih banyak diam jika ditanya soal keberadaan Tuhan,hal demikian karena di India pada saat itu tengah tenggelam dalam penyembahan berhala akibat menguatnya faham filsafat antropomorfisme, yaitu filsafat yang memahami keyakinan bahwa Tuhan dapat menjelma sebagai makhluk.Sehungga pada sisi lain faham ini telah membiaskan/mengikis ajaran asal pada awalnya,yakni ajaran monotheisme secara drastis.
Budha tidak menyangkal adanya Tuhan. Budha ketika ditanya oleh salah seorang muridnya,apakah Tuhan itu ada?. Maka Budha tidak menjawab.Namun karena selalu mendapat pertanyaan terus menerus akhirnya beliau mengatakan bahwa :
“Jika anda menderita sakit perut akankah anda berkosentrasi untuk mengurangi rasa sakitnya atau mempelajari resep para tabib? Itu bukanlah urusanku untuk mengetahui apakah Tuhan itu ada, urusan kami adalah menghapus penderitaan di dunia”.
Pernyataan Budha yang demikian pada hakekatnya sama dengan ucapan Nabi Musa ketika ditanya oleh kaum Yahudi tentang nama Tuhan. Musa hanya menjawab : “Namanya adalah : Aku adalah Aku ..”(Keluaran 3:14)”.
Dimana maksudnya adalah apapun nama Tuhan, lebih penting untuk melaksanakan perintah-NYA daripada sekedar mengetahui nama-NYA.
Maka dengan demikian sesungguhnya Sang Budha adalah MERUPAKAN SALAH SATU UTUSAN-NYA (Salah seorang Nabi/rasul di zamannya).
BEBERAPA AYAT DALAM KITAB SUCI BUDHA MENGINDIKASIKAN AKAN KEDATANGAN NABI MUHAMMAD :
Umat muslim mengetahui bahwa Tuhan di dalam Al-Qur’an memberi pengajaran untuk mengimani bahwa kitab suci yang ada pada Rasul-rasul terdahulu seperti Taurat,Zabur dan Injil adalah merupakan wahyu-Nya,namun sekaligus Tuhan menginformasikan pula di dalam Al-Qur’an bahwa kitab–kitab suci para Rasul terdahulu itu kini telah tidak murni lagi karena telah mengalami perubahan (dirubah-rubah) dan tercampur dengan tulisan-tulisan manusia. Dan pada ayat lain Tuhan menginformasikan pula bagian ayat-ayat yang dihapus atau di biaskan diantaranya yakni yang berkaitan dengan berita kedatangan seorang Nabi terakhir / akhir zaman (Muhammad SAW).
MUHAMMAD ADALAH SANG MAITREYA TERAKHIR :
Berikut uraiannya :
Menurut seorang pakar sejarah agama bernama Dr.Zakir,ada beberapa kalimat dalam ayat-ayat kitab suci Budha,yang diyakini bahwa ayat-ayat berikut ini merupakan firman Tuhan yang masih asli dan yang masih tersisa,yang memberitakan akan kedatangan Nabi akhir zaman,bernama Muhammad.
1.Dalam Chakkavatti Sinhnad Suttanta D. III, 76:
-“Akan muncul di dunia seorang Budha bernama Maitreya (yang baik hati), seorang yang suci dan kuat, yang tercerahkan, penuh kebajikan dalam tingkah laku, tepat, dan mengenal alam semesta” .
-“Apa yang telah dinyatakannya oleh pengetahuan supernatural miliknya akan di terbitkan ke seluruh alam semesta. Dia akan mengkhotbahkan agamanya, mulia dalam keasliannya, mulia pada puncaknya, mulia pada tujuannya, dalam jiwa dan tulisan. Dia akan memproklamasikan kehidupan religius, murni dan sempurna sepenuhnya, seperti saat aku sekarang mengkotbahkan agamaku dan memproklamasikan semacam kehidupan religius. Dia akan membuat masyarakatrahib berjumlah ribuan, seperti saat sekarang aku membentuk masyarakat yang berjumlah ratusan”.
2.Menurut Sacred Books of the East volume 35 pg. 225:
“Aku bukanlah Budha satu-satunya yang berkuasa dalam memerintah dan mengatur. Setelahku ada Budha yang lain, bernama “Maitreya” yang penuh kebajikan akan datang. Aku sekarang hanya memimpin ratusan, sedangkan dia akan memimpin ribuan”.
3.Menurut The Gospel of Buddha by Carus pg. 217 and 218 (From Ceylon sources):
-Ananda bertanya kepada yang terberkati : “siapa yang akan mengajar kami setelah engkau pergi?”.
Yang terberkati menjawab :
” Aku bukanlah Budha pertama yang datang di atas bumi dan tidak akan menjadi yang terakhir. Pada waktunya seorang Budha akan muncul di dunia, yang suci, yang sangat tercerahkan,, penuh kebajikan dalam laku, tepat, mengenal alam semesta, seorang pemimpin yang tak tertandingi manusia. Dia akan mengungkapkan kepada anda kebenaran abadi yang sama, yang saya ajarkan. Dia akan mengkotbahkan agamanya, mulia sifatnya, mulia pada puncaknya dan mulia pada tujuannya. Dia akan mendeklarasikan suatu kehidupan beragama, sepenuhnya sempurna dan murni seperti sekarang saya nyatakan. Murid-muridnya akan berjumlah ribuan sedangkan muridku hanya ratusan”.
Ananda bertanya : “Bagaimana kita mengenalnya?”
Yang terberkati menjawab : “dia dikenal sebagai Maitreya”.
Kata Sansekerta ‘Maitreya’ atau ekuivalen dalam bahasa Pali “Metteyya” berarti mencintai, penuh kasih, penuh belas kasihan dan murah hati. Hal ini juga berarti kebaikan dan keramahan, simpati, dll
Maka dalam literatur bahasa Arab,semua kalimat tersebut diatas terwakili dalam satu kalimat bahasa yang disebut : ‘Rahmat’. Seperti yang telah terabadikan dalam Surah Al-Anbiya ini :
“Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi semua makhluk”. (QS 21:107)
Kata ini hampir disebutkan sebanyak 409 kali di Al-Quran. Huruf “Muhammad” juga dieja sebagai “Mahamet” dan berbagai ejaan lain. Kata “Maho” atau “Maha” dalam bahasa Pali dan Sansekerta berarti Agung dan Mulia, dan “Metta” berarti rahmat. Dan dalam bahasa Arab Sendiri Muhammad berarti “Penuh Kasih”. Dengan demikian maka ‘Maitreya’ adalah sama dengan Muhammad.
4.Menurut Sacred Books of the East, volume 11, pg. 36 Maha-Parinibbana Sutta chapter 2 verse 32:
“Aku telah memberitakan kebenaran tanpa membuat perbedaan antara doktrin exoteris dan isoteris dalam hal kebenaan, Ananda, Tataghata tidak seperti guru yang memiliki kepalan tertutup yang merahasiakan sesuatu di belakang”.
Maka perilaku yang demikian sesuai dengan perilaku Nabi Muhammad yang dalam menyebarkan ajarannya (Al-Quran) tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua umat Islam dari rakyat jelata sampai raja menerima ajaran yang sama dan dapat membaca kitab suci yang sama pula secara langsung sampai sekarang.
5.Menurut Sacred Books of the East volume 11 pg. 97 Maha-Parinibbana Sutta Chapter 5 verse 36:
-“Arahat-Budha memiliki Servitor pada jaman dahulu, seperti Ananda adalah Servitorku sekarang, dan dimasa datang Arahat Budha akan ditemani oleh Servitor juga”.
-Maka,Nabi Muhammad juga memiliki Servitor yaitu “Anas” yang merupakan anak dari “Malik”. Anas diberikan oleh orang tuanya kepada Nabi Muhammad.
Anas bercerita “Ibuku berkata padanya “O, utusan Tuhan, inilah pembantu kecilmu”,
Anas melanjutkan “aku melayani Rasul sejak usia 8 tahun dan rasul memanggilku anaknya dan kekasih kecil tersayangnya”.
Anas menemani Rasul dalam segenap keadaan baik sakit, gembira,dan masa-masa perang,(umur 11 saat perang uhud dan 16 saat perang hunain), ataupun pada masa damai sampai akhir hayatnya.
6.Enam kriteria Budha terakhir yang akan datang ke bumi menurut Budha Gautama (the Gospel of Buddha by Carus pg. 214:)
-TATHAGATA BUDHA :
1. Seorang Budha mencapai pemahaman tertinggi dan sempurna di waktu malam.
2. Kelihatan cerah setelah pencerahan yang lengkap.
3. Seorang Budha mati dalam kematian yang alami.
4. Meninggal diwaktu malam.
5. Tampak terang sebelum kematiannya.
6. Setelah kematiannya , seorang Budha tidak ada lagi di bumi.
-Maka seperti disebutkan dalam Al-Quran, Nabi Muhammad menerima wahyu disaat malam hari.
“Demi Kitab (Al Qur’an) yang menjelaskan, sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan”. (QS 44:2-3).
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan “.(QS 97:1).
-Kemudian tanda-tanda kenabian Muhammad diiringi dan diliputi oleh cahaya terang Surgawi.
-Juga Nabi Muhammad wafat dengan cara alami dan nampak terang di malam kematian beliau .(riwayat : Aisyah/Anas).
-Setelah pemakaman Nabi Muhammad (SAW),Beliau tidak pernah terlihat lagi dalam bentuk tubuh-Nya di bumi ini.
7.Menurut Dhamapada “Sacred Books of East vol 10 pg. 67
-“Jathagata/Budha hanyalah pemberi peringatan”,
-Maka seperti halnya Nabi Muhammad yang hanya pemberi peringatan.
“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan”.(QS 88:21)
8.Menurut Dhammapada, Mattaya Sutta, 151:
-“Yang dijanjikan” akan memiliki :
1. Pengasih bagi seluruh ciptaan.
2. Seorang utusan perdamaian dan pembuat perdamaian.
3. Yang paling sukses di dunia.
-Maitreya sebagai pengkhotbah moral akan bersifat :
1. Jujur.
2. Menghargai diri sendiri.
3. Lembut dan mulia.
4. Tidak membanggakan diri .
5. Sebagai layaknya raja terhadap makhluk.
6. Teladan dalam tingkah laku dan tutur kata.
MAKA CIRI-CIRI YANG TERSEBUTKAN DALAM DHAMMAPADA SESUAI DENGAN AKHLAK NABI MUHAMMAD SAW :
-Muhammad seorang yang berlaku kasih dan sayang.
– Muhammad seorang yang cinta damai dan juru damai.
– Muhammad seorang yang berhasil membina kemaslahatan umat.
– Muhammad seorang yang jujur sehingga dikenal dengan “al-amin”.
– Muhammad seorang yang menghargai sesame dan berlaku lemah lembut.
– Muhammad seorang yang dijadikan suri tauladan /Uswatun khasanah.
Zoroaster

April 29, 2016

MUHAMMAD SAW ADALAH SANG RESI-SANG BUDHA-SANG ZOROASTER-SANG PENGHIBUR TERAKHIR (1)

Tulisan ini disusun dari berbagai sumberi para ahli sejarah,agamawan dan cerdik pandai, bukan untuk memaksakan kehendak merubah keyakinan agama seseorang ,sebab keyakinan dan agama seseorang merupakan pilihan masing-masing dan memuat konsekuensi pada diri masing-masing.
Namun tulisan ini aku buat untuk mengajak perdamaian dan merenungkan hakekat arti kehidupan dan mengajak untuk berfikir lebih mengglobal,tidak sekedar menutup hati pada hamparan ilmu pengetahuan yang tergelar di sekeliling kehidupan kita.
Maka apapun agama dan keyakinan sahabat semua,tetap saja kita adalah species manusia ciptaan-Nya,yang diberi akal budi untuk selalu memperhatikan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya,agar kita selalu dapat hidup dalam damai berdampingan mengisi relung-relung kehidupan di dunia yang fana ini…

Maka Tuhanku adalah Tuhanmu dan Tuhan kita yang sama,dan Dia adalah Tuhan penguasa semesta alam.

Maka renungkanlah sesungguhnya Dia telah menurunkan para utusan-Nya,Nabi dan Rasul-Nya untuk menyertai kita,membimbing kita dan menerangi kegelapan kehidupan kita sepanjang hayat dan lintasan masa,

Maka sebagaimana aku mempercayai dan menghormati Rama,Krisna,Sang Budha,Zoroaster dan Yesus,juga Adam ,Nuh,Ibrahim,Musa,serta para Rasul-Nya yang lainnya,maka marilah kita sejak saat ini sama-sama mempercayai dan menghormati Muhammad yang juga adalah Rasul-Nya,yang datang dari Tuhan kita yang sama.Ikrarkanlah bahwa aku,kau,kalian tidak akan pernah membeda-bedakan diantara mereka.
Siapakah Muhammad ?
Mari kita mengenalnya.Caranya simple,cukup ketikkan key word ke Google dengan kata tentang Muhammad atau sejarah Nabi Muhammad,maka kita akan segera tahu siapaMuhammad.Atau silahkan langsung buka link berikut dibawah ini :
Selanjutnya,paparan berikut merupakan tanda-tanda akan kehadirannya yang tersiratkan dalam semua kitab-kitab suci terdahulu sebelum Al-Qur’an :
Krisna
I. BERITA KEDATANGAN NABI MUHAMMAD DI DALAM KITAB SUCI WEDHA (HINDHU)
SEKILAS RIWAYAT AGAMA HINDHU :
Asal usul dan riwayat agama Hindhu sangat sulit di ketahui secara pasti.Diperkirakan agama Hindhu lahir sejak 1500 SM.Dalam agama Hindu tidak dapat diketahui secara pasti siapa pembawa pertama ajaran-ajarannya. Nama Hindu yang sekarang lazim dikenal dan telah dipergunakan secara umum di seluruh dunia, merupakan nama asing karena nama itu diberikan oleh orang yang bukan Hindu. Nama India dijelaskan dari nama sungai Sindbu, yang mengairi daerah barat India. Bangsa Persia menyebut sungai itu sungai Hindu.
‘Hindu’ sebenarnya adalah sebuah kata Persia yang ditujukan untuk menyebut penduduk di wilayah Lembah Indus. Namun, dalam bahasa umum, Hindu adalah istilah untuk berbagai macam keyakinan agama, yang sebagian besar didasarkan pada Veda, Upanishad dan Bhagavad Gita. Dari istilah Persia tersebut selanjutnya dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan Al-Hind yakni ditujukan pada negeri orang-orang yang tinggal di seberang sungai Indus. Kemudian saat orang-orang Muslim memasuki India mereka memakai istilah tersebut untuk menyebut penduduk India secara umum. Pada Abad 13 nama Hindustan dipakai secara populer untuk menyebut penduduk di wilayah itu.
Orang Inggris yang datang kemudian memanggil mereka sebagai India (dari bahasa Yunani Indo). Kemudian istilah ‘Hindu’ lazim menjadi sebutan sejak abad 16 – 18. Puncaknya setelah Bangsa Inggris menguasai India, para pedagang Eropa menggunakan istilah Hindu untuk menyebut agama orang India. Istilah Hindhu dibentuk sekitar tahun 1830 untuk menunjukkan budaya dan agama dari India (diluar agama Abrahamik). Jadi pemeluk Hindhu sebenarnya lebih tepat menyebut agamanya sebagai agama Vedanta daripada Hindhu.
DIKETEMUKAN PADA KITAB SUCI HINDHU TERDAPAT RAMALAN AYAT TENTANG KEDATANGAN NABI MUHAMMAD
New Delhi, India – Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan, memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu. Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad , karena menurutnya, sebenarnya Muhammad adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.
Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan, bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada 8 pendeta besar kaum Hindu, dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR”, sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Nabi Muhammad.
Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR di antaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT, dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta, kata SYANUYIHKAT adalah paduan 2 kata, yaitu SYANU artinya ALLAH, sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.
Dengan demikian, kata SYANUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.
Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya ke dalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.
Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof. Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi 7 lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah mengendarai Buroq.
(Dikutip dari buletin Aktualita Dunia Islam no 58/II Pekan III/februari 1998).
MUHAMMAD ADALAH RESI TERAKHIR :
Seperti di ketahui, Nabi Muhammad adalah seorang Nabi dan Rasul-Nya yang terakhir.Bahkan, nama dan misi kemunculan Beliau telah diramalkan dalam kitab Atharva Weda , Kanda 20, Sukta 127, Mantra 1 – 3. Dalam kitab Bhavishya Purana, Parva 3, Kandha 3, Adhya 3, Sloka 5 .
Nabi Muhammad diramalkan dalam ayat kitab tersebut sebagai berikut :
“etan mitrantare mleccha
acaryena samanvitah
Mahamad itti Khyatah
siyyagrasva samanvitah”
Terjemahan : “An illeterate teacher will come along, Mohhamed by name, and he will give religion to his fifth-class companion” (Steven Rosen, 1996)
Terjemahan bebasnya : Seorang guru (acarya) yang buta huruf akan datang, namanya Muhammad. Beliau akan mengajarkan agama pada kaum pemuja berhala atau Arca (mleccha)”
-Maka MUHAMMAD dijelaskan sama seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an yaitu nabi yang ummi (buta huruf) dan berada ditengah-tengah para penyembah berhala.
Adanya bukti bahwa nama Muhammad SAW tercantum dalam kitab suci agama Hindu, menunjukkan bahwa agama Hindu pada mulanya adalah agama Tauhid yang dibawa oleh salah satu Nabi Allah SWT namun kemudian mengalami perubahan / penyimpangan,sebagaimana yang dialami oleh agama Yahudi dan Kristen.
Maka dengan demikian mengindikasikan bahwa pada awalnya “Hindu” adalah agama samawi. Dan jika Krishna dan Rama adalah sosok yang dimuliakan oleh Hindu,karena kearifan,kebijakan serta sifat-sifat kemuliaannya,maka dengan demikian Krisna dan Rama adalah termasuk nabi-nabi golongan muslimin untuk kalangan umat Hindustan. Boleh jadi mereka adalah turunan Nabi Ibrahim dari istri beliau a.s. yang ketiga Keturah. Oleh sebab itu, nubuwatan tentang kedatangan Nabi Muhammad saw. dalam Wedha adalah hal yang niscaya, malah justru sebaliknya aneh bila para ahli Wedha bungkam tentangnya.
Atau jika keberadaan Krishna ,Rama ada sebelum zaman Ibrahim,maka Krishna ,Rama adalah salah satu dari Nabi Allah SWT untuk zaman sebelum Ibrahim.Namun sayang sekali nasib ajarannya sama dengan nasib ajaran Musa dan Isa yang telah diselewengkan/mengalami pembiasan pada kurun masa yang laun.
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan),’Sembahlah Allah dan jauhilah Thaghut.” (QS.An-Nahl: 36)
“Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu…”
(QS.An-Nisa : 164)
Ayat asli dalam Bhavishya Puran : Prati Sarg-Part : 3,3,5 :
wedha2
-Bhavishya Purana in the Prati Sarag Parv III Khand 3 Adhay 3 Shloka 5 to 8, Malecha (Ibrani = Mahekha = saudaramu),
(orang asing dari negeri asing), guru spiritual akan muncul dengan pengikutnya. Namanya Mahamad. Penghuni Arabia kebanggaan umat manusia. Yang melawan Iblis dan menghancurkan berhala.
-Dalam Bhavishya Purana Pratisarag Parv III Khand 3 Adhay 3 Shloka 10 sampai 27 Maharishi Vyas meramalkan sebagai berikut :
“Pengikutku adalah laki-laki yang disunat tanpa dikuncir rambut kepalanya, berjenggot dan meyerukan panggilan untuk beribadah. (Adzan) Makan segala sesuatu yang halal dan semua binatang kecuali Babi. Mereka menyucikan diri dengan pedang. Akan membuat agama yang membolehkan pengikutnya makan daging”. Pengikutnya di panggil sebagai Musalman (Muslim).
-Dalam Atharvaveda Book 20 Hymn 127 verses 1-13 dikatakan :
“Dia adalah Resi yang naik Onta dan pergi ke surga dengan kendaraan”.
-(Ini sesuai dengan peristiwa Isra Mi’raj dimana nabi Muhammad diperjalankan Tuhan dengan Bouraq ke langit 7).
Tidak mungkin itu orang India karena Reshi India (Brahman) tidak boleh naik Onta berdasarkan “Sacred Book of the east”, Volume 25, Law of Manu page 472. Menurut Manu Smirti Bab 11 ayat 202 “Seorang Brahman dilarang menaiki Onta atau Keledai”.
-Reshi ini bernama “Mamah Resi”. Tak ada Resi di India bernama “Mamah” yang bermakna “punya harga diri yang mulia”. Kata “Mamah” secara etimologis punya hubungan dengan bahasa Arab: “Muhammad” yang berarti “yang terpuji”, sedangkan “Mamah Rishi” adalah julukan bagi NARASHANGSA, sehingga Mamah Rishi = Narashangsa = Muhammad = Yang Terpuji.
(STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed, 1882).
-MAMAH terkenal dengan 10.000 pengikutnya”
Maka,“Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat yang menentukan ini” (WASHINGTON IRVING, Life of Muhammad, Hal. 17).
“…dan Muhammad membawa 10.000 pengikutnya ke Mekah”
(STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed, 1882).
-“Kalki Avatar akan dilahirkan di kota SHAMBHALA, ibunya bernama SUMATI, Akan pergi ke gunung (Gua Hira) untuk menerima wahyu, bersama empat orang temannya,
(Dunia terutama umat Islam telah mengetahui bahwa empat teman Muhammad yaitu Umar,Usman, Abu Bakar dan Ali)
,akan mengalahkan kali (setan/kebatilan). Dia akan dibantu oleh para malaikat di medanpertempuran.Dia lahir pada hari ke-12 yang cerah, pada pertengahan bulan Madhav” (12 Robiul awwal).
(KALKI-PURANA 2:4-15).
“Ayahnya bernama VISHNU-YASH.”
( Bhagvata Purana Khand 12 Adhyay 2 shlokas 18-20 dan Bhagwat Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25 ).
-Kata “Shambhala” berarti: rumah perdamaian dan keamanan. Sementara Muhammad lahir di kota Mekah yang dikenal sebagai “Darul Aman” yang juga berarti: rumah perdamaian dan keamanan.
-Ibunya bernama “Sumati” yang berarti: lemah lembut dan cerdas. Ibu Muhammad bernama “Aminah” yang juga berarti: lemah lembut.
-Ayahnya bernama “Vishnu-Yash” yang berarti: hamba Tuhan (Vishnu = Tuhan,Yash=Abdi).
Sementara ayah Muhammad bernama “Abdullah” yang berarti juga: hamba Allah/Tuhan.
-Kalki Avatar dibantu oleh para malaikat di medan pertempuran.
Maka,ketika dalam Perang Badar, Muhammad dibantu oleh para malaikat (Q.S. ALI IMRAN:123-125), juga dalam Perang Khandaq, Muhammad dibantu oleh para malaikat (Q.S. AL-AHZAAB:9).
-Kalki Avatar lahir pada hari ke-12 bulan Madhav.
Sementara Muhammad juga lahir pada hari ke-12 tepatnya tanggal 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah (Sebelum Hijriyah).
Jadi, KALKI AVATAR tidak lain adalah Muhammad, sedangkan makna “Kalki Avatar” sendiri berarti: pembersih dosa yang datang ke dunia.

10 Kehebatan Kehebatan Puasa Senin-Kamis

Siapa yang menjalankannya bakal mendapat pahala, sementara yg tidak menjalankan tak mendapat dosa. Tetapi, ibadah sunah pasti sangat bermanfaat untuk Anda baik secara langsung maupun tak. Salah satu contohnya, yakni ibadah sunah puasa senin kamis. Manfaat puasa senin kamis sangat besar, diliat dari sisi kesehatan badan maupun mental serta spiritual yang dialami oleh pelakukanya. Oleh karena itu, mereka yang sukai puasa senin kamis bisa memaksimalkan dan menyeimbangkan pada tiga kecerdasan, yakni kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), serta kecerdasan spiritual (SQ).
Manfaat puasa senin kamis memang sangat banyak serta membantu kehidupan manusia dalam beraktivitas sehari-hari. Di agama yang lain juga selain Islam, umatnya juga dianjurkan serta diperintahkan untuk berpuasa, walau tata caranya berbeda. Berikut bakal disampaikan beberapa manfaat puasa senin kamis yang dapat Anda pelajari.
1. Peremajaan sel kulit
Beberapa sel kulit manusia yang sudah mati butuh ditukar atau mungkin dengan kata lain diremajakan kembali. Anda tak perlu pertolongan product atau obat spesifik yang perlu dikonsumsi. Anda cuma butuh lakukan puasa senin kamis dengan cara teratur. Hal semacam itu dikarena, terkait dengan metabolisme pada badan manusia yang berhenti waktu berpuasa, serta itu mengakibatkan beberapa sel badan bisa bekerja lebih aktif lagi, seperti beberapa sel kulit.

2. Mengencangkan kulit

Mungkin saja Anda tak yakin apa hubungan pada puasa senin kamis dengan ingincangan kulit. Seperti peremajan kulit, waktu Anda berpuasa satu hari penuh metabolisme pada badan juga turut beristirahat hingga bikin beberapa sel pada badan bekerja lebih optimal. Akhirnya, diantaranya, organ badan luar, seperti kulit semakin lebih sehat serta kencang. Cobalah buktikanlah!
3. Keluarkan toksin dalam badan

Tanpa ada riset dari beberapa ilmuwan, Anda juga bisa memikirkan dengan cara logika, bila puasa puasa senin kamis bisa meneluarkan racun atau toksin pada badan. Toksin yang bercampur dalam lemak, darah, atau sisi yang lain itu datang dari makanan serta minuman yang kita mengkonsumsi keseharian. Untuk mengeluarkannya tidak cuma dengan berolah raga saja. Tetapi, Anda mesti berhenti konsumsi makanan serta minuman minimum sepanjang satu hari, supaya toksin bisa di keluarkan dengan efisien. Pengeluarannya bisa melalui keringat, urine, atau waktu Anda buang air besar. Langkah puasa senin kamis memanglah diakui ampuh untuk mengelurkan toksin yang telah mengendap pada badan. Bila sebagian toksin itu telah keluar, jadi Anda bakal rasakan badan Anda lebih sehat serta bugar.
4. Memberi istirahat untuk organ pencernaan

Organ perncernaan pada badan yang Anda punyai dimisalkan seperti mesin, sebut saja mesin kendaraan bermotor. Mustahil satu mesin bisa dihidupkan serta digerakkan terus-terusan lantaran cuma bakal mengakibatkan kerusakan satu diantara atau lebih onderdil atau sparepart sisi dari mesin itu. Oleh karenanya, mesin kendaraan bermotor juga memerlukan istirahat supaya tak cepat rusak komponen di dalamnya. Diluar itu, juga memerlukan perawatan yang teratur.
Seperti juga organ pencernaan pada badan Anda yang memerlukan istirahat tidak untuk bekerja minimum satu hari sampai dua hari dalam satu minggu. Hal semacam itu berperan untuk memaksimalkan manfaat organ pencernaan, keluarkan sebagian toksin dalam organ pencernaan, dan sebagai perawatan teratur supaya tak cepat rusak untuk organ pencernaan Anda. Hanya satu langkah efisien yang
dapat Anda kerjakan untuk mengistirahatkan organ perncernaan yaitu puasa senin kamis.
5. Turunkan kadar lemak

Lemak memanglah satu diantara nutrisi yang diperlukan badan Anda. tetapi, bila Anda mempunyai lemak pada badan yang sangat banyak pasti cuma bakal bikin penyakit datang. Oleh karenanya, keunggulan lemak pada badan Anda mesti di hilangkan. Ada tiga langkah yang begitu efisien serta bisa Anda kerjakan selekasnya, yakni berolah raga dengan teratur, lakukan diet yang menyehatkan, serta lakukan puasa senin kamis. Ketiga cara itu bila dikerjakan dengan benar, ditanggung bakal turunkan kadar lemak pada badan Anda. akibat positifnya, badan Anda bakal terlepas dari masalah penyakit, seperti desakan darah tinggi atau cholesterol.
6. Membuat cantik kaum hawa dengan cara alami

Dengan berpuasa senin kamis, beberapa sel badan bakal alami reorganisasi atau perubahan dengan teratur. Hal semacam itu yang mengakibatkan beberapa sel pada badan Anda senantiasa alami peremajaan. Begitu, organ dalam ataupun luar badan Anda bakal jadi lebih sehat serta fresh. Umpamanya, pada organ kulit yang alami peremajaan beberapa sel kulit bakal jadikan kulit muka lebih bersih, fresh, serta tampak cantik. Untuk Anda beberapa wanita yang inginkan tampak senantiasa tampak cantik serta awet muda, tak ada kelirunya coba melakukanpuasa senin kamis.

7. Menentramkan jiwa serta perasaan

Orang telah punya kebiasaan lakukan puasa senin kamis umumnya bisa lebih mengontrol fikiran serta perasaannya. Sebagai contoh, dengan puasa senin kamis orang bisa lebih bersabar, mengontrol udara nafsu, serta fikiran-pikiran kotor atau negatif. Dengan terkontrolnya fikiran, bakal mengakibatkan ketenangan jiwa. Untuk Anda yang sampai kini senantiasa dihantui rasa takut, stres, depresi, atau menghadap pada masalah kejiwaan. Coba mempraktikkan puasa senin kamis supaya fikiran serta jiwa Anda lebih tenang serta termonitor.

8. Dapat mengatur udara nafsu

Orang yang kerap lakukan puasa senin kamis lebih dapat serta mahir mengatur udara nafsu yang senantiasa bergejolak dalam hati serta fikirannya. Contoh yang logis yaitu seseorang pemuda atau pemudi yang senantiasa terasa kesepian serta senantiasa terbayang terkait dengan lawan macamnya. Tiap-tiap manusia normal tentu mengharapkan seperti itu. Tetapi, udara nafsu seperti itu mesti senantiasa dikontrol supaya tak menyebabkan dampak negatif pada diri yang berkaitan. Satu diantara langkah yang paling efisien untuk mengatur udara nafsu yaitu lakukan puasa senin kamis.
9. Lebih sensitif pada lingkungan sekitar

Waktu Anda lakukan puasa senin kamis, pastinya akan rasakan lapar serta haus yang begitu. Rasa seperti tersebut yang dirasa banyaknya orang miskin serta tak dapat. Mereka untuk isi perut supaya tetaplah dapat hidup sampai mengemis atau memungut makanan bekas dari tumpukan sampah. Tetapi, Anda pasti lebih mujur lantaran tak merasakannya. Oleh karenanya, orang yang umum berpuasa senin kamis lebih sensitif pada keadaan sekitar lingkungan. Rasa ini jadi semakin besar waktu orang yang berpuasa itu alami rasa lapar serta haus, seperti yang dirasa beberapa orang miskin.
10. Semakin banyak beramal
Orang yang punya kebiasaan puasa senin kamis semakin lebih tingkatkan amalan ibadahnya dengan adanya banyak beramal. Umpamanya, memberi pertolongan pada fakir miskin, orang yg tidak dapat, atau pada anak-anak yatim. Orang itu meyakini dengan adanya banyak amalan penambahan pendamping puasa senin kamis yang digerakkannya, jadi bakal peroleh banyak pahala yang berlipat. Tersebut dampak positif otomatis yang bisa dicapai tiap-tiap orang yang puasa senin kamis.

April 26, 2016

Jangan Injak Sajadah Kami

Tanpa alasan yang syar'i, non Muslim tidak dibenarkan masuk masjid. Apalagi keluar masuk pondok pesantren dan masjid hanya untuk mempromosikan partai politik tak berlandaskan syari'at

Oleh: Herry Mohammad

DI TENGAH ramainya wacana larangan mencari pemimpin non Muslim, kita dikejutkan dengan adanya pimpinan partai politik yang non Muslim keluar masuk pesantren (dan masjid)  untuk menjajakan partai politik yang baru diploklamirkan. Dengan memakai baju koko dan peci hitam, Si Fulan itu disambut dengan gegap gempita, tangannya pun diciumi oleh para santri.
Bolehkah non Muslim masuk Masjid? Di kalangan umat Islam, status non-Muslim masuk masjid sedikitnya ada tiga: Pertama, membolehkan; kedua, melarang; dan ketiga, hanya dilarang untuk Masjidil Haram saja.
Adapun pendapat yang kuat adalah pendapat para ulama yang menyatakan bahwa non Muslim boleh masuk masjid jika punya tujuan yang dibenarkan secara syar’i. Seperti, mendengarkan kajian Islam ataun konsultasi tentang agama Islam. Untuk urusan yang dihalalkan, seperti berteduh atau membangun masjid (jadi tukang atau kuli bangunan). Jika non Muslim masuk masjid hanya untuk keperluan wisata, dan berfoto-ria didalamnya, hal ini terlarang secara syar’i.
Dalam salah satu hadis shoheh yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan bahwa para Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah mengikat Tsumamah bin Utsal al-Hanafi, seorang tawanan yang musyrik, diikat di salah satu tiang Masjid Nabawi, di Madinah. Tak lama kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah kepadanya, dan Tsumamah pun masuk Islam.
Polemik tentang boleh tidaknya non Muslim masuk masjid, pernah terjadi ketika Obama dan istrinya, masuk masjid Istiqlal, November 2010. Waktu itu, Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH Ali Mutofa Ya’kub punya argumen membolehkan orang kafir masuk masjid.
Ali Mutofa Ya’kub membolehkan dengan bersandar pada argumen bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah menerima delegasi Kristen Najran di Masjid Nabawi. Ia merujuk riwayat Ibnu Ishak (w.151 H) dan Ibnu Sa’ad (w.751 H). Riwayat Ibnu Ishak bersumber dari Muhammad bin Ja’far bin Zubeir (Sirah Ibnu Hisyam 1/574). Sedangkan Sa’ad, selain mengambil dari Muhammad bin Ja’far bin Zubeir, juga dari Muhammad bin Amarah bin Ghaziyah (Thabaqat Kubra 1/164).
Pendapat tersebut disanggah oleh Ustadz M. Tholib, Amir Majelis Mujahidin Indonesia. Silang pendapat antara Ali Mustofa Ya’kub dengan M Tholib dimuat di Majalah Gatra di medio Desember 2010 dan Januari 2011.  Menurut M Tholib, Muhammad bin Ja’far bin Zubeir (w.110 H) yang menjadi nara sumber utama Ibnu Ishak dan Ibnu Sa’ad, hidup setelah zaman tabi’in. Dia tidak bertemu dengan tabi’in, sahabat, apalagi dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Adapun Muhammad bin Amarah bin Ghaziyah tidak dikenal identitasnya.
Apabila kedua orang tersebut meriwayatkan sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam, mestinya  menyebutkan sumber pengambilan, baik dari kalangan sahabat maupun tabi’in. Jika tidak, maka derajat periwayatannya tidak lebih dari qila waqala atau kabar burung belaka, dan karena itu, tidak valid. Atas dasar itu, maka tidak bisa dijadikan hujjah untuk menyimpulkan suatu hukum.
Lalu, bagaimana dengan non Muslim masuk masjid dan mempromosikan partai politik yang tidak bersandarkan syariat Islam? Ini jelas perbuatan maksiat yang mestinya tidak boleh terjadi di rumah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rumah Allah Subhanahu wa Ta’ala mestinya dijaga kesuciannya. Bukankah Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَقْرَبُواْ الصَّلاَةَ وَأَنتُمْ سُكَارَى حَتَّىَ تَعْلَمُواْ مَا تَقُولُونَ وَلاَ جُنُباً إِلاَّ عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىَ تَغْتَسِلُواْ وَإِن كُنتُم مَّرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاء أَحَدٌ مِّنكُم مِّن الْغَآئِطِ أَوْ لاَمَسْتُمُ النِّسَاء فَلَمْ تَجِدُواْ مَاء فَتَيَمَّمُواْ صَعِيداً طَيِّباً فَامْسَحُواْ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَفُوّاً غَفُوراً
Wahai kaum mukmin…Janganlah kalian masuk masjid ketika kalian junub, kecuali sekadar lewat saja hingga kalian mandi.” (QS. An Nisaa’:43). Orang mukmin yang dalam keadan junub saja dilarang, bagaimana pula dengan non Muslim yang masuk masjid?
Bagaimana pun, yang memakmurkan masjid adalah orang-orang mukmin, yang percaya pada hari akhir, yang menegakkan sholat, yang mengeluarkan zakat, dan tidak takut pada siapa pun kecuali pada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. Hal ini jelas tersurat dalam Al-Qur’an surah at-Taubah ayat 18. Apalagi non Muslim yang masuk masjid itu dalam rangka mempromosikan partai politiknya yang jelas-jelas tidak ber-azas-kan syariat Islam.
Non Muslim dilarang masuk masjid tanpa alasan yang dibenarkan secara syar’i, tidaklah menyalahi asas toleransi. Kita bisa toleran dengan pemeluk agama apa pun, dalam hal muamalah, tapi tidak dengan cara menginjak-injak sajadah yang ada di dalam masjid. Apalagi ini untuk keperluan politik praktis. Persoalannya jadi beda jika non Muslim masuk masjid dalam rangka menerima dakwah Islam, dan akhirnya –atas hidayah Allah Subhanahu wa Ta’ala– masuk Islam.
Tapi, jika non Muslim masuk masjid dan menginjak-injak sajadah hanya untuk kepentingan politik, mengajak kepada partainya yang tidak ber-azas Islam, maka itu bukan bentuk dari toleransi. Ini bentuk pelecehan dan pembodohan terhadap umat Islam. Dan, siapa pun orang Muslim yang membawa dan mengajak orang kafir masuk masjid tanpa alasan syar’i, sungguh tidak punya adab.*
 Wartawan, Pemerhati Politik Islam