adsense

bidvertiser

December 29, 2016

Koq Islam Begitu Ya

Artikel ini menarik, menggugah persepsi kita,  "Koq Islam Begitu Ya"

InsyaAllah membuat kita lebih cinta dan mengenal islam kian sempurna. 

Alergi Islam

# Pemikiran islam # Nov 23, 2016

Perwujudan Islamophobia

Oleh Akmal Sjafril

Ada sebuah gejala sakit menahun yang menjangkiti Indonesia, negeri besar nan dipuja sebagai Zamrud Katulistiwa, yang mayoritas warga negaranya beragama Islam ini. Sebutlah penyakit itu: alergi Islam!  Manakala nama Islam disebut, kambuhlah alergi itu, dan mereka yang membawa penyakit ini dalam tubuhnya segera bersikap skeptis, mencibir, dan kemudian mencemooh. Penyakit ini sangat menular!

Dahulu, Prof. Rasjidi (Menteri Agama RI yang pertama) pernah mendapatkan sebuah pertanyaan yang telah menjebak banyak orang pada jamannya. Pertanyaan itu kurang lebihnya begini: mengapa negara-negara Islam miskin, sedangkan negara-negara Kristen itu kaya raya?

Mereka yang paham ilmu statistika dasar mestilah segera mempertanyakan ruang sampel yang dipergunakan. Sebab, jika ruang sampel untuk ‘negara-negara Islam’ itu adalah Bangladesh dan Somalia, maka wajar jika muncul kesimpulan (meski prematur) bahwa negara-negara Islam itu miskin. 

Demikian juga jika ruang sampel untuk ‘negara-negara Kristen’ itu adalah Inggris, Amerika atau Kanada, maka memang bisa muncul kesimpulan bahwa negara-negara Kristen itu kaya. 

Tapi jika ruang sampelnya adalah Brunei Darussalam dan Saudi Arabia untuk negara-negara Islam atau Yunani dan Papua Nugini untuk negara-negara Kristen, maka kita pun bisa membuat kesimpulan sebaliknya.

Beberapa dekade sejak jamannya Prof. Rasjidi, pertanyaan itu menjelma ke dalam bentuk lain: mengapa di Indonesia koruptornya kebanyakan Muslim?

Ini pun masalah statistik yang tidak berat-berat amat, namun toh mampu juga mempengaruhi alam pikiran sebagian orang yang terlampau naif.

Sebuah ilustrasi mungkin dibutuhkan di sini. Bayangkanlah Anda memiliki semangkuk kelereng berjumlah — katakanlah — 100 buah.

Dari 100 buah kelereng itu, 85 di antaranya berwarna putih. Silakan aduk-aduk isinya, kemudian ambillah sembarang kelereng dengan mata tertutup. Warna apa yang Anda perolah?

Tentu saja hanya Tuhan yang tahu kelereng warna apa yang akan Anda peroleh. 

Tapi menurut statistik, sangat besar kemungkinan Anda akan memperoleh kelereng berwarna putih. Tepatnya, prosentase kemungkinan didapatkannya kelereng putih itu adalah 85%.

Karena perbandingan antara kelereng putih dan bukan putih cukup jauh (85:15), maka kelereng putih praktis mendominasi dalam setiap prediksi. 

Jika Anda tumpahkan mangkuk kelereng tadi, maka kemungkinan besar kelereng yang paling jauh menggelinding berwarna putih. 

Jika isi mangkuk itu Anda lempar ke atas, maka kemungkinan besar kelereng yang akan membuat benjol kepala Anda adalah kelereng putih.

Anggaplah Anda malas membereskan kelereng yang sudah Anda tumpahkan itu. Jika kemudian ada yang terpeleset karena tak sengaja menginjak sebuah kelereng, maka yakinlah bahwa tersangka utamanya itu berwarna putih!


Surat kabar di Amerika, pada tahun 1945, mengidentikkan ‘Indonesia’ dengan umat Muslim. Karena itu, yang berjihad di Surabaya mereka sebut sebagai ‘moslem fanatics’ (muslim fanatik). Karena mayoritas
Surat kabar di Amerika, pada tahun 1945, mengidentikkan ‘Indonesia’ dengan umat Muslim. Karena itu, yang berjihad di Surabaya mereka sebut sebagai ‘moslem fanatics’ (muslim fanatik). Karena mayoritas mutlak, wajar jika Indonesia diidentikkan dengan Islam. 

Yang tidak wajar adalah yang mencoba memisahkan Indonesia dengan umat Muslim.

Oleh karena itu, memandang buruk umat Muslim Indonesia hanya karena koruptor di negeri ini kebanyakan Muslim juga adalah sebuah tindakan yang tidak adil, karena sama sekali tidak menggambarkan realita secara utuh.

Karena Muslim memang mayoritas mutlak di Indonesia, maka sangatlah masuk akal jika kebanyakan koruptor, pencuri, pembunuh dan pemerkosa di sini adalah Muslim. 

Tapi sebaliknya, jika ada aksi penggalangan dana untuk korban musibah, kemungkinan besar penggeraknya juga Muslim. Jika ada remaja yang menolong seorang nenek menyeberang jalan, sangat mungkin ia adalah remaja Muslim. 

Dan jika suatu hari Anda mengalami kecelakaan di jalan raya, jangan terlalu terkejut jika yang segera datang menolong Anda — baik pengguna jalan lain, polisi atau paramedis — ternyata adalah seorang Muslim.

Ada lagi bentuk gagal paham statistik yang lain. 

Ada yang bertanya, mengapa di Indonesia pengajaran agama digelar dari pagi sampai sore, mulai dari sekolah sampai ke Masjid-masjid dan seluruh saluran televisi, namun masih muncul saja kasus-kasus yang memilukan bagi kemanusiaan?

Apakah dengan demikian dapat disimpulkan bahwa agama telah gagal membimbing manusia ke jalan yang benar?

Tentu saja masih ada hal yang mesti dijawab sebelum kita menghubungkan kedua hal tersebut. *

Apakah para pelaku kejahatan tersebut adalah mereka yang belajar agama dari pagi sampai sore?

Tentu tidaklah bijak ‘menghukum’ suatu kelompok atas tindakan kelompok yang lain. 

Jika di antara mereka yang belajar agama dari pagi sampai sore itu muncul 1-2 bajingan, tidak bisa pula simpulkan bahwa pendidikan agama telah gagal, sebab kesimpulan gegabah semacam itu tidak dibenarkan oleh ilmu statistika. 

Di samping itu, masih ada pertanyaan lainnya seperti: bagaimana kualitas pendidikan agamanya? Meskipun digelar dari pagi sampai sore, jika pendidikannya salah arah, maka wajar jika hasilnya jauh dari harapan.

Masih ada bentuk pertanyaan yang mirip-mirip, namun kesalahannya seputar wawasan atau logika, bukan statistika. Kelompok gagal paham yang ini mempertanyakan mengapa Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim masih saja dirundung masalah di segala lini.

Mungkin mereka lupa bahwa sejak diproklamasikannya Indonesia sampai detik ini, kaum sekuler terus mem-bully siapa saja yang membawa-bawa agama (terutama Islam) ke dalam ranah politik. 

Lebih ironis lagi jika mereka mencari-cari siapa gerangan yang melarang-larang penerapan Islam di ranah politik, sebab kemungkinan besar mereka akan menemukan nama dan wajah mereka sendiri atau pendahulunya.

Belakangan ini muncul jenis alergi yang lain lagi, yang disinyalir merupakan akibat dari terjangkit virus hasil mutasi dari virus-virus yang sebelumnya. Mereka sangat alergi kepada Islam dan Muslim, meski sebagian di antara mereka selalu mencantumkan “Islam” setiap kali menemukan kolom agama yang harus diisi.

Begitu parahnya penyakit mereka, sehingga setiap kali umat Muslim mewacanakan sesuatu akan dianggapnya sebagai ‘anti toleransi’, ‘tirani mayoritas’, atau apalah.

Jika ada yang khawatir dengan bahaya minuman keras (miras), dan kemudian mengusulkan agar miras dilarang saja, segeralah orang berteriak-teriak.

Keragaman terancam! Ini bukan negara agama! Jangan membuat aturan hanya berdasarkan Islam saja!

Padahal, miras membunuh siapa saja, baik yang Muslim maupun yang tidak, yang beragama maupun yang tidak, bahkan miras juga membunuh baik yang meminumnya maupun yang tidak beruntung karena kebetulan sedang berada di sekitar para pemabuk.

Ketika aturan-aturan ini dibakukan menjadi sebuah peraturan daerah, muncullah labelisasi ‘Perda Syari’at’. 

Luar biasanya, begitu banyak yang takut akan syari’at, seolah-olah syari’at Islam itu identik dengan memenggal kepala, dan seolah-olah mereka yang paranoid ini merasa akan dipenggal semua.

Paranoia terhadap segala hal yang datangnya dari umat Muslim ini tentu sangat mengherankan. Sebab, sekali lagi, Islam adalah agama mayoritas di negeri ini. 

Sudah barang tentu, Islam memberikan pengaruh pada cara berpikir umat Muslim. Berdasarkan statistik pula, karena mayoritas mutlak, maka sangat wajar jika berbagai wacana di negeri ini dipelopori oleh umat Muslim. 

Apakah semua wacana itu akan terus diperlakukan secara diskriminatif hanya karena ia merupakan buah pemikiran umat Muslim? 

Ataukah umat Muslim diwajibkan untuk tutup mulut dan menerima saja apa pun yang diperbuat orang terhadap negeri ini?

Jika Anda penasaran bagaimana caranya membangkitkan kebencian terhadap Islam di tengah-tengah masyarakat Barat (terutama AS), maka buku “Islamophobia” karya Nathan Lean ini wajib dibaca. Versi bahasa Indonesia bisa Anda pesan melalui SMS/WA ke 0896-227-45-222.
Kebencian terhadap Islam sudah jauh meninggalkan logika.

Kurang lebih sama blundernya dengan berteriak-teriak menyatakan kebencian terhadap orang Minang di tengah keramaian di depan Jam Gadang, atau mengumandangkan kebencian rasis terhadap orang berkulit hitam di tengah-tengah pertandingan NBA.

Apa kebaikan yang bisa didapatkan dari kebencian semacam ini? Mengapa negeri ini harus terus diprovokasi untuk ribut? Tidak bisakah kita berdialog dengan akal sehat?

Dahulu, orang-orang sekuler mengklaim bahwa sekularisme dapat menempatkan semua agama pada tempat yang terhormat. Pada kenyataannya kini, Islam direndahkan sedemikian rupa, sehingga seolah-olah setiap hal yang datang dari ajaran Islam adalah sesuatu yang merugikan bangsa. 

Jika benar demikian adanya, tentu Indonesia sudah hancur sejak lama. Sebab, sekali lagi, Islam adalah agama yang dianut oleh mayoritas negeri ini. Jika ada orang yang bilang warga Indonesia ramah-ramah, atau memuji toleransi masyarakatnya, atau pilihlah satu hal yang Anda sukai dari Indonesia, maka yakinlah bahwa kemungkinan besar ada andil umat Muslim dalam kebaikan itu.

Jika Anda mencintai Indonesia, maka ketahuilah bahwa yang paling banyak berkorban dan menumpahkan darahnya untuk negeri ini adalah umat Muslim. 

Membenci Islam tidak ada bedanya dengan membenci Indonesia.

Ini cuma masalah statistik!

Penulis adalah Pendiri dari Sekolah Pemikiran Islam dan Indonesia Tanpa JIL

* Silahkan Share, untuk kesempurnaan islam *

November 25, 2016

Hukum Koperasi Simpan-Pinjam

Pertama: Kaidah baku dalam memahami riba adalah perkataan Fudhalah bin Ubaid radhiallahu ‘anhu, yang mengatakan,

كل قرض جر منفعة فهو ربا

Setiap piutang yang memberikan keuntungan maka (keuntungan) itu adalah riba.

Demikiaan juga keterangan Abdullah bin Sallam. Beliau mengatakan, “Apabila kamu mengutangi orang lain, kemudian orang yang diutangi itu memberikan fasilitas layanan membawakan jerami, gandum, atau pakan ternak maka janganlah menerimanya, karena itu riba.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan keterangan di atas maka apa pun bentuk kelebihan yang diberikan oleh orang yang berutang karena konsekuensi utangnya maka statusnya adalah riba, baik yang menerima itu adalah pihak perorangan atau organisasi, semacam koperasi.

Yang kami maksud dengan “konsekuensi utang” adalah semua sebab yang mengakibatkan kreditor memberikan kelebihan–apa pun bentuknya–kepada debitor, baik disepakati di awal atau hanya sebatas karena perasaan “tidak enak” kepada yang mengutangi. Artinya, andai bukan karena adanya utang tersebut, dia tidak akan memberikan apa pun kepada debitor.

Kedua: Kewajiban harta yang Allah bebankan kepada hamba-Nya hanya satu: zakat.

Berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas, bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman untuk mendakwahi ahli kitab, beliau berpesan untuk mengajarkan semua syarat sehingga seseorang bisa disebut muslim. Salah satunya: “… Sesungguhnya, Allah mewajibkan zakat terhadap harta mereka ….” (HR. Bukhari, Abu Daud, Turmudzi, dan lain-lain).

Andaikan ada kewajiban harta yang lainnya dalam Islam, tentu akan dipesankan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Mu’adz. Karena itu, tidak ada yang namanya “kewajiban infak” 2,5%. Jika itu ditetapkan maka itu bukan kewajiban syariat, tetapi kewajiban iuran bagi setiap anggota koperasi yang meminjam uang. Jika demikian, berarti kewajiban infak yang dibebankan kepada peminjam, pada hakikatnya, adalah riba.

Allahu a’lam.

November 24, 2016

Hukum Menabung di Bank dengan Aneka Niat


Hukum menabung di bank dengan aneka niat

Sejak kesadaran masyarakat terhadap agamanya semakin meningkat, mereka mulai merasa risih dengan bunga yang ada di bank. Imbas selanjutnya, mereka mulai mempertanyakan hukum menabung di bank. Karena mereka yakin bahwa bank akan memanfaatkan dana tabungan nasabah untuk aktivitas mereka. Agar kita bisa mengambil kesimpulan tanpa ragu, kita perlu merujuk apa kata ulama tentang hukum menabung di bank. Berikut keterangan para ulama kontemporer tentang hukum menabung di bank dengan aneka niat:
Pertama, menabung untuk mengambil dan memiliki bunganya.

Ulama sepakat bahwa bunga bank adalah riba yang haram. Untuk itu, mereka sepakat, menabung di bank dengan maksud mengambil dan memanfaatkan bunga untuk kepentingan pribadi, hukumnya terlarang.
Dalam salah satu keputusan Majma’ Al-Buhuts Al-Islami, dalam muktamarnya yang kedua, yang diadakan di Kairo, tahun 1965. Dalam keputusan tersebut dinyatakan:

“Bunga dari transaksi utang-piutang, semuanya adalah riba yang haram. Tidak ada bedanya, baik utang untuk kegiatan konsumtif maupun utang untuk kegiatan produktif. Karena dalil Alquran dan sunah, semuanya dengan tegas menyatakan haramnya kedua jenis riba dari utang tersebut.” (Fawaidul Bunuk Hiyar Riba, Hal. 130)

Kedua, menabung di bank tanpa keinginan mengambil bunga.

Para ulama melarang menabung di bank, meskipun tanpa ada keinginan untuk mengambil bunga. Karena menaruh dana di bank, akan membantu bank dalam melancarkan transaksi riba. Hanya saja para ulama membolehkan jika ada kebutuhan yang mendesak. Lajnah Daimah, dalam salah satu fatwanya menyatakan, “Haram menyimpan uang di bank, kecuali karena darurat, dan tanpa mengambil bunga.” (Majmu’ Fatawa Lanjah Daimah, 13:384)

Ketiga, menabung di bank untuk mengamankan uang.

Seberapakah ukuran kebutuhan dan darurat yang membolehkan seseorang menabung di bank?
Dalam banyak fatwanya, Syaikh Abdul Aziz Ibnu Baz membolehkan menabung di bank untuk mengamankan uang, yang tidak memungkinkan untuk disimpan di selain bank. Beliau pernah ditanya tentang hukum orang yang menabung gajinya di bank tanpa mengambil bunga karena khawatir hilang. Beliau menjawab, “Tidak masalah Anda melakukan demikian, menabung di bank karena khawatir uang Anda hilang. Dan ini termasuk keadaan mendesak, jika Anda membutuhkannya maka tidak mengapa, dengan tanpa mengambil bunga.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 19:153)

Hal ini juga menjadi keputusan Majlis Al-Fiqhi Al-Islami, di bawah Rabithah Al-Alam Al-Islami, dalam konferensi kesembilan di Mekah. Pada keputusan no. 3, dinyatakan:

“Haram bagi seorang muslim, untuk bertransaksi dengan riba, selama masih memungkinkan untuk bertransaksi dengan bank non riba, baik di dalam maupun luar negeri. Karena tidak ada alasan baginya untuk berinteraksi dengan bank riba sementara sudah ada penggantinya, yaitu bank non riba” (Diambil dari Fawaidul Bunuk Hiyar Riba, Hal. 140)

Keempat, membuka rekening tabungan agar bisa melakukan transaksi yang dibutuhkan.
Terdapat beberapa keterangan dari para ulama, yang mengisyaratkan bolehnya membuat rekening bank, untuk memanfaatkan jasa bank, semacam transfer gaji atau yang lainnya. Di antaranya:

Fatwa ahli hadis abad ini, Muhammad Nasiruddin Al-Albani rahimahullah. Dalam program Silsilatul Huda wan Nur, beliau ditanya:

Terkait gaji beberapa pegawai yang diambil melalui bank, apakah gaji pegawai ini haram, karena termasuk harta riba?

Beliau memberikan jawaban: Saya tidak menganggap hal itu (gaji mereka termasuk riba). Karena yang saya tahu, mereka tidak melakukan hal itu karena keinginan mereka, tapi sebagai aturan yang wajib mereka ikuti. Yang penting gaji itu sampai kepada pegawai dengan jalan yang halal. Akan tetapi jika gaji itu harus melalui fase yang tidak halal, seperti ditabung dulu di bank maka itu di luar tanggung jawab pegawai, namun dia harus berusaha untuk mengambil uang tersebut sesegera mungkin. (Silsilah Huda wan Nur, rekaman no.387).

Keterangan beliau ini juga diaminkan oleh Lajnah Daimah. Pada kasus pertanyaan yang sama, mereka Lajnah menegaskan:

Tidak masalah mengambil gaji yang ditransfer melalui bank. Karena pegawai ini mengambil gaji sebagai imbalan dari pekerjaan yang dia lakukan, yang tidak ada kaitannya dengan bank. Akan tetapi dengan syarat, jangan sampai dia tinggalkan di bank untuk dibungakan, setelah gaji itu ditransfer ke rekening pegawai. (Fatawa Lajnah, no.16501)

Syarat yang disampaikan Lajnah, bahwa gaji yang sudah ditransfer harus segera diambil. Ini bertujuan agar nasabah tidak dianggap mengendapkan dana di bank, yang nantinya akan dimanfaatkan bank untuk pengembangan riba. Sebagaimana hal ini juga ditegaskan dalam Kumpulan Fatwa Syabakah Islamiyah. Dalam salah satu fatwanya dinyatakan:

Bahwa transfer gaji melalui bank, meskipun bukan untuk tujuan membungakan uang, tetapi dana tersebut akan dimanfaatkan bank untuk transaksi mereka yang penuh dengan riba maka hukumnya tidak diperbolehkan, karena termasuk membantu orang lain untuk maksiat. (Fatwa Syabakah Islamiyah, no. 115367)

Kelima, hukum menabung dengan tujuan mengambil bunga untuk disedekahkan.

Pemahaman semacam ini sama halnya dengan orang yang mencuri dengan tujuan untuk bersedekah. Padahal Allah Ta’ala hanyalah menerima amal yang baik dari hamba.

Allah berfirman, yang artinya, “Sesungguhnya Allah hanya menerima amal dari orang yang bertaqwa.” (QS. Al-Maidah: 27). Sementara sedekah dengan cara yang haram, bukanlah termasuk amal orang yang bertaqwa. Ibnu Sa’di mengatakan:

Pendapat yang paling kuat tentang makna ‘orang yang bertaqwa‘ di ayat ini adalah orang yang bertaqwa kepada Allah ketika melakukan amal tersebut. Artinya, dia beramal dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan mengikuti sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Tafsir As-Sa’di, Hal. 228)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci dan tidak menerima sedekah dari hasil ghulul.” (HR. Muslim no. 224)

Makna ghulul pada asalnya adalah harta rampasan perang yang dicuri sebelum dibagikan. Kemudian makna ini mengalami perluasan menjadi harta khianat, sehingga mencakup semua harta yang diperoleh dengan cara haram. (Lihat Syarh Nawawi untuk shahih Muslim, 3:103)

Fatwa terkait hal ini adalah keterangan Lajnah Quthaul Ifta’ Kuwait. Komite ulama Kuwait ini memberikan jawaban yang tegas:

“Sesungguhnya menyimpan uang di bank, dengan maksud untuk mendapatkan bunga (riba), dalam rangka untuk disedekahkan di jalan kebaikan, hukumnya terlarang. Lebih-lebih jika dijadikan sebagai gaji pegawai.” (Fatawa Quthaul Ifta’ Kuwait, no. 815)

Dari uraian beberapa fatwa di atas, ada beberapa kesimpulan yang bisa dicatat:

1. Ulama sepakat bahwa bunga bank adalah riba yang haram.

2. Ulama sepakat terlarangnya menabung untuk tujuan membungakan uang. Karena sama halnya dengan melakukan transaksi riba.

3. Pada asalnya, dilarang menabung di bank, meskipun tanpa bermaksud mengambil bunganya. Karena menyimpan uang di bank sama halnya membantu mereka untuk melakukan transaksi riba.

4. Ulama memberikan pengecualian bolehnya menabung di bank, dengan dua syarat:
  • Adanya kebutuhan yang mendesak
  • Tidak mengambil bunganya
5. Batasan kebutuhan mendesak yang membolehkan menyimpan uang di bank adalah adanya kekhawatiran terhadap keamanan harta nasabah, jika tidak disimpan di bank.

6. Kebutuhan mendesak antara satu orang dengan yang lainnya, berbeda-beda. Karena itu, batasan ini tidak berlaku umum.

7. Dibedakan antara hukum membuka rekening di bank untuk memanfaatkan jasa bank, dengan menyimpan uang di bank.

8. Dibolehkan membuka rekening di bank untuk memanfaatkan jasa bank yang halal, seperti transfer gaji atau yang lainnya.

9. Pihak yang mendapatkan transfer gaji dari bank, diharuskan segera mengambil uang tersebut dan tidak mengendapkannya di bank. Kecuali ada kebutuhan yang mendesak, sebagaimana keterangan sebelumnya.

10. Tidak dibolehkan menabung di bank dengan tujuan mendapatkan bunga, untuk disedekahkan atau diinfakkan ke jalan yang benar. Karena ini sama halnya dengan beramal dengan cara bermaksiat.

Demikian, beberapa kumpulan fatwa ulama kontemporer tentang hukum menabung di bank. Semoga bisa menjadi panduan bagi kita untuk sikap, ketika harus berinteraksi dengan bank.
Allahu a’lam

September 10, 2016

SALAH SATU KESALAHAN SEBAGIAN MUSLIM TERKAIT PUASA ARAFAH

Sebagian kaum muslim berpuasa selama dua hari pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijah, akan tetapi tidak berpuasa pada hari-hari sebelumnya. Karena mereka beranggapan bahwa hal itu merupakan sunnah Nabi saw. atau hanya sekadar ikut-ikutan. Tanggal 8 Dzulhijah disebut puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijah disebut puasa Arafah.

*Sesuai perhitungan  bahwa Idul Adha akan jatuh pada Hari Senin, 12 September 2016. Sehingga Puasa Arafah (9 Dzulhijah) bertepatan pada hari Mingu 11 September 2016. dan tanggal 8 Dzulhijah bertepatan pada hari Sabtu 10 Oktober 2016.

Untuk puasa Arafah tentu sudah dengan jelas kita ketahui bersama bahwa hukumnya sunnah muakkad, ada dalil-dalil shahih yg menguatkan, ditambah dengan keutamaannya yang amat besar.

Untuk puasa Tarwiyah (8 Dzulhijah) inilah yang perlu diluruskan kembali. Mari kita simak beberapa penjelasan berikut.

"TIDAK ADA satu hadits pun yang 'jelas dan tegas' menyatakan sunnah berpuasa pada hari Tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijah)." TIDAK ADA DALIL yang SAH untuk puasa Tarwiyah.

Adapun hadits yang ada adalah:

"Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun".

Dikatakan bahwa hadits ini dho’if. Namun, setelah diteliti sesuai "dirooyah" (cabang dari 'Ulumul Hadits yang mengkaji analisa perawi dan sanad) maka ulama menyimpulkan bahwa hadits ini sampai pada tingkatan MAUDHU' (tertolak/palsu).

*Berkaitan dengan hadits dho’if (bukan maudhu’) terdapat 2 pendapat:
1. Boleh diamalkan/digunakan sebagai dalil jika itu HANYA TERKAIT FADHILAH AMAL yang tidak menyangkut aqidah dan hukum halal haram (pendapat ini lebih kuat).
2. Tetap tidak boleh diamalkan/digunakan.

Nah, sedangkan hadits maudhu' adalah jenis hadits dho’if dengan tingkatan terendah sehingga banyak ulama juga membagi dalam tingkatan hadits tersendiri di bawah dho’if, artinya hadits terburuk (karena sebenarnya sama sekali bukan hadits, yaitu berasal dari perawi dusta)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
KESIMPULAN 1: Kita perlu lebih memahami dasar/dalil dalam beramal, tidak cukup hanya sekadar ikut-ikutan, dan tidak boleh berpuasa pada tanggal 8 Dzulhijah secara khusus dengan niat seperti hadits tersebut di atas.

Namun, kesimpulan tidak boleh berhenti sampai di sini. Beberapa pandangan yang tidak komprehensif lantas menyatakan sama sekali tidak boleh berpuasa pada tanggal 8 Dzulhijah tersebut, bahkan menganggap amalan ini tertolak. Hal ini kurang tepat, mari kita simak penjelasan selanjutnya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Prinsip berpuasa adalah boleh berpuasa kapan saja kecuali 6 hari terlarang (haram): 1 Syawal, 10, 11, 12, 13 Dzulhijah, dan 1 hari sebelum puasa Ramadhan*.
*Sebagian ulama hanya memakruhkan

Dengan demikian, pada prinsipnya puasa Tarwiyah adalah tidak dilarang. Namun, para ulama sepakat bahwa mengamalkan hadits maudhu’ (palsu) adalah terlarang. Oleh karena itu, dalam mengamalkan puasa Tarwiyah tidak boleh mendasarkan pada hadits yang palsu, akan tetapi boleh mengamalkannya dengan mendasarkan pada hadits shahih berikut ini:

Ibnu Abbas ra. meriwayatkan Rasulullah saw. bersabda:

Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada SEPULUH HARI PERTAMA di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah! walaupun jihad di jalan Allah? Sabda Rasulullah: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya (menjadi syahid).” (HR Bukhari, hadist ini shahih)

Beberapa istri Nabi mengatakan: "Adalah Rasulullah saw. berpuasa pada 9 hari awal Dzulhijah, hari ‘Asyura (10 Muharram), puasa 3 hari tiap bulan” (H.R. Abu Dawud, juga H.R. Ahmad dan H.R. Nasa'i, hadits ini shahih).

Rasul juga bersabda: “Jika kamu masuk ke dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, maka bersungguh-sungguhlah sampai hampir saja ia tidak mampu menguasainya (melaksanakannya).” (HR. Ad Darimi, hadits ini hasan)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
KESIMPULAN 2: Dengan demikian, puasa dapat dilakukan antara tanggal 1-9 Dzulhijah, dengan tidak terlalu fokus/mengistimewakan hari ke-8 Dzulhijah karena memang tidak ada dasar untuk berpuasa pada hari ke-8 secara khusus. Baik berpuasa penuh 9 hari atau pada sebagian harinya. Oleh karena itu, tetap boleh berpuasa pada tanggal 8 Dzulhijah, namun niatnya adalah karena mengejar fadhilah atas hadits-hadits shahih/hasan tersebut.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

keutamaan puasa Arafah.

Banyak dalil shahih menunjukkan keutamaannya yang amat besar, antara lain:

Dari Abi Qatadah ra., ia berkata Rasulullah saw. telah bersabda: "Puasa hari Arafah itu dapat menghapuskan dosa dua tahun, satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang." (RIWAYAT JAMA'AH kecuali Bukhari dan Tarmidzi)
*Al Jama'ah berarti diriwayatkan oleh para perawi yang banyak sekali jumlahnya.

"Dan puasa pada hari Arafah –aku mengharap dari Allah- menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram) –aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu.” [Shahih riwayat Imam Muslim, Abu Dawud , Ahmad , Baihaqi, dan lain-lain]

Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada hari yang dimana Allah memerdekakan banyak hamba-hamba-Nya dari neraka daripada hari Arafah. Allah sesungguhnya mendekati mereka dan membangganggakan mereka kepada para Malaikat seraya berkata: Apa saja yang mereka inginkan? (akan Aku kabulkan)." (HR. Muslim, juga Tirmidzi, hadist ini shahih).

Apalagi bagi yang sedang melaksanakan ibadah haji. Ketika wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah hendaknya seseorang memperbanyak doa, berdzikir, dan membaca Al-Qur`an.

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Rasulullah saw. bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah.”


-semoga bermanfaat dan semoga kita bisa mendapatkan keutamaannya-- :)

July 21, 2016

Kemunculan Imam Mahdi semakin dekat

gerhana-komet ISON
Rasulullah SAW bersabda “Rencana ALLAH SWT untuk kebangkitan islam akhir zaman telah berlaku zaman kenabian atas kamu, maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yg ALLAH SWT kehendaki. Kemudian ALLAH SWT mengangkat zaman itu. Kemudian …berlakulah zaman kekhalifahan (Khulafa’ur Rasyidin) yg berjalan seperti kenabian. Maka berlakulah zaman itu sebagaimana ALLAH SWT kehendaki. Kemudian ALLAH SWT mengangkatnya pula. Kemudian berlakulah zaman penindasan dan penzaliman (pemerintahan liberal/diktator/demokrasi) dan berlakulah zaman itu sebagaimana yg ALLAH SWT kehendaki. Kemudian berlaku pula zaman kekhalifahan (Imam Mahdi dan nabi Isa AS) yg berjalan diatas cara hidup zaman kenabian.” kemudian baginda nabi SAW diam.” [HR. Ahmad)
Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.
Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.
 
hadits riwayat Abu Hurairah RA, sabda Nabi Muhammad SAW:
 إِنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا
“Sesungguhnya Allah akan menurunkan (orang) setiap permulaan 100 tahun seseorang kepada Umat yang akan (Tajdid) mengembalikan kegemilangan Agama mereka” [Hadits diriwayatkan oleh Abu Daud, Hakim di dalam Mustadrak dan al-Baihaqi di dalam al-Ma’rifah].
Mujaddid (Bahasa Arab: مجدد), dalam etimologi Islam, berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah orang yang membawa pembaruan atau seorang pembaru. Dalam budaya muslim, Mujaddid adalah orang yang memperbaiki kerusakan yang ada pada urusan atau praktek agama Islam yang dilakukan oleh umat muslim. Mujaddid tidak membawa agama baru, namun hanyalah membawa metode-metode baru dan memperbaiki metode yang menyimpang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sudah terjadi pada urusan agama Islam. Mujaddid muncul pada tiap awal kurun waktu/abad tertentu dalam kalender Hijriah. Mujaddid bisa saja seorang Ulama, Khalifah, Cendikiawan, tapi yang pasti, mereka adalah orang yang berpengaruh besar dalam menegakkan agama Islam di zamannya. Mujaddid memiliki tugas untuk memperbaiki, membangkitkan dan membersihkan Islam yang dinodai unsur Bid’ah, Kurafat, dan sebagainya.Imam Jalaudin as-Suyuthi (wafat tahun 911 H) dalam kitabnya Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an menulis: “Disunahkan membaca Al-Qur’an dengan tadabbur [merenungkan kandungan maknanya] dan tafahhum [berusaha memahami kandungan maknanya], karena hal itu merupakan maksud teragung dan tujuan terpenting [dari membaca Al-Qur’an], dengannya dada akan lapang dan hati akan mendapatkan cahaya.”Allah Ta’ala berfirman:كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ‘[Al-Qur’an adalah] sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya…” (QS. Shad [38]: 29)
Allah Ta’ala juga berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an ataukah pada hati mereka terdapat gembok-gembok penghalangnya?” (QS. Muhammad [47]: 24)
Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur at-Tunisi (wafat tahun 1393 H) menulis:
وَحَرْفُ أَمْ لِلْإِضْرَابِ الِانْتِقَالِيِّ. وَالْمَعْنَى: بَلْ عَلَى قُلُوبِهِمْ أَقْفَالٌ وَهَذَا الَّذِي سَلَكَهُ جُمْهُورُ الْمُفَسِّرِينَ
“Huruf am [ataukah] dalam ayat tersebut berfungsi sebagai bentuk kebalikan pepindahan. Maknanya adalah [mereka tidak mentadaburi Al-Qur’an] justru [karena] pada hati mereka terdpat gembok-gembok penghalangnya. Inilah penafsiran yang ditempuh oleh mayoritas ulama tafsir.” (Muhammad Thahir at-Tunisi, At-Tahrir wa at-Tanwir fit Tafsir, 26/113)
Maksud dari pernyataan Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur at-Tunisi diatas adalah, ketika tafsiran AL-Qur’an telah dirubah2 oleh ulama-ulama yg mementingkan politik, maka kita patut untuk mentadaburi AL-Qur’an untuk mengetahui makna tafsiran yg sebenarnya, seperti dibawah ini..
( Ali Imran:140 )
“…..Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim,”

Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir.

﴾ Ali Imran:142 ﴿
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.”

hitler_bani israil

Inilah Penyebab Hitler NAZI Membunuh Kaum Zionis Bani Israil
﴾ Al Israa’:4 ﴿
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.



Konspirasi Kolonialis Eropa Menghancurkan khilafah.
Pada hari Senin tanggal 3 Maret 1924 (28th Rajab 1342AH), dunia dikejutkan oleh berita bahwa Mustafa Kemal di Turki secara resmi telah menghapus Khilafah. Pada malam itu Abdul Majid II, Khalifah terakhir kaum muslimin, dipaksa untuk mengemas kopernya yang berisi pakaian dan uang ke dalam kendaraan nya dan diasingkan dari Turki, dan tidak pernah kembali. Dengan cara itulah pemerintahan Islam yang berusia 1342 tahun berakhir. Kisah berikut adalah sekelumit sejarah dari tindakan-tindakan kekuatan kolonialis dengan pertama kali menyebarkan benih perpecahan diantara kaum muslimin dengan menanamkan nasionalisme dan akhirnya mengatur penghancuran Daulah Khilafah melalui agen-agen pengkhianatnya.Beberapa bulan setelah penghancuran Khilafah tanggal 24 Juli 1924, kemerdekaan Turki secara resmi diakui dengan penandatanganan Traktat Lausanne. Inggris dan sekutu-sekutunya menarik semua pasukannya dari Turki yang ditempatkan sejak akhir PD I. Sebagai reaksi dari hal ini, dilakukan protes pada Menlu Lord Curzon di House of Common karena Inggris mengakui kemerdekaan Turki. Lord Currzon menjawab,” Situasinya sekarang adalah Turki telah mati dan tidak akan pernah bangkit lagi, karena kita telah menghancurkan kekuatan moralnya, khilafah dan islam.”Para misionaris itu bekerja dengan berkedok lembaga-lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan. Awalnya akibat dari tindakan itu hanya kecil saja. Tapi selama abad ke 18 dan 19 ketika kemunduran Khilafah mulai muncul, mereka mampu mengeksplotasi kelemahan negara dan menyebarkan konsep-konsep yang jahat kepada masyarakat. Di abad 19, Beirut menjadi pusat aktivitas misionaris. Selama masa itu, para misionaris mengeksploitasi perselisihan dalam negeri diantara orang Kristen dan Druze dan kemudian antara Kristen dan Muslim, dengan Inggris berpihak pada Druze sementara Perancis berpihak pada Kristen Maronit. Selama masa itu para misionaris itu memiliki dua agenda utama: (1) Memisahkan Orang Arab dari Khilafah Usmani; (2) Membuat kaum muslimin merasa terasing dari ikatan Islam
Tahun 1875 “Persekutuan Rahasia” dibentuk di Beirut dalam usaha untuk mendorong nasionalisme Arab diantara rakyat. Melalui pernyataan-pernyataan dan selebaran-selebaran, persekutuan itu menyerukan kemerdekaan politik orang Arab, khususnya mereka yang tinggal di Syria dan Libanon. Dalam literaturnya, mereka berulangkali menuduh Turki merebut Khilafah Islam dari orang Arab, melanggar Syariah, dan , mengkhianati Agama Islam.
Hal ini memunculkan benih-benih nasionalisme yang akhirnya berbuah pada tahun 1916 ketika Inggris memerintahkan seorang agennya Sharif Hussein dari Mekkah untuk melancarkan Pemberontakan Arab terhadap Khilafah Usmani. Pemberontakan ini sukses dalam membagi tanah Arab dari Khilafah dan kemudian menempatkan tanah itu di bawah mandat Inggris dan Perancis.
Di saat yang sama, nasionalisme mulai dikobarkan diantara orang Turki. Gerakan Turki Muda didirikan tahun 1889 berdasarkan nasionalisme Turki dan dapat berkuasa tahun 1908 setelah mengusir Khalifah Abdul Hamid II. Pengkhianat Mustafa Kamal yang menghapus Kekhalifahan adalah anggota Turki Muda. Inilah alasanya mengapa Kemal kemudian berkata: ”Bukankah karena Khilafah, Islam dan ulama yang menyebabkan para petani Turki berperang hingga mati selama lima abad? Sudah waktunya Turki mengurus urusannya sendiri dan mengabaikan orang India dan orang Arab. Turki harus melepaskan dirinya untuk memimpin kaum muslimin.”
Tahun-tahun berlanjutnya kehancuran Khilafah, Inggris memainkan peranan kunci dengan cara memelihara agennya Mustafa Kamal. Melalui sejumlah maneuver politik dengan bantuan Inggris, Mustafa Kamal mampu menjadikan dirinya berkuasa di Turki. Tahun 1922, Konperensi Lausanne diorganisir oleh Menlu Inggris Lord Curzon untuk mendiskusikan kemerdekaan Turki. Turki pada saat itu adalah di bawah pendudukan pasukan sekutu dengan institusi Khilafah yang hanya tinggal nama. Selama konperensi itu Lord Curzon menetapkan empat kondisi sebelum mengakui kemerdekaan Turki. Kondisi-kondisi itu adalah: (1) Penghapusan total Khilafah : (2) Pengusiran Khalifah ke luar perbatasan; (3) Perampasan asset-aset Khilafah : (4) Pernyataan bahwa Turki menjadi sebuah Negara Sekuler
Suksesnya Konperensi itu terletak pada pemenuhan keempat kondisi itu. Namun, dengan tekanan asing yang sedemikian itupun, banyak kaum muslimin di dalam negeri Turki masih mengharapkan Khilafah, yang telah melayani Islam sedemikan baiknya selama beberapa abad dan tidak pernah terbayangkan bahwa Khilafah bisa terhapus. Karena itu, Lurd Curzon gagal untuk memastikan kondisi-kondisi ini dan konperensi itu berakhir dengan kegagalan. Namun, dengan liciknya Lord Curzon atas nama Inggris tidak menyerah. Pada tanggal 3 Maret 1924 Mustafa Kemal memakai kekuatan bersenjata dan menteror lawan-lawan politiknya sehingga mampu menekan melalui Undang-undang Penghapusan Khilafah yang memungkingkan terhapusnya institusi Khilafah.
Untuk kekuatan kolonialis, penghancuran Khilafah tidaklah cukup. Mereka ingin memastikan bahwa Khilafah tidak pernah bangkit lagi dalam diri kaum Muslimin. Lord Curzon berkata, “Kita harus mengakhiri apapun yang akan membawa persatuan Islam diantara anak-anak kaum muslimin. Sebagaimana yang kita telah sukses laksanakan dalam mengakhiri Khilafah, maka kita harus memastikan bahwa tidak pernah ada lagi bangkitnya persatuan kaum muslimin, apakah itu persatuan intelektual dan budaya.”
Karena itu, mereka meberikan sejumlah rintangan dalam usaha menegakkan kembali Khilafah seperti:
1. Pengenalan konsep-konsep non-Islam di Dunia Islam seperti patriotisme, nasionalisme, sosialisme dan sekularisme dan mendorong gerakan politik kolonialis yang berdasarkan ide-ide ini.
2. Kehadiran kurikulum pendidikan yang dibuat oleh kekuatan penjajah , yang masih tetap bercokol selama 80 tahun, yang membuat mayoritas kaum muda yang lulus dan ingin meneruskan pendidikannya ke arah yang bertentangan dengan Islam.
3. Jeratan ekonomi di Dunia Islam oleh pemerintahan Barat dan perusahaan-perusahaannya dimana masyarakat hidup dalam kemiskinan yang menghinakan dan dipaksa untuk terfokus hanya pada bagaimana menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya dan tidak peduli dengan peran sesungguhnya dari para penjajah itu.
4. Warisan yang disengaja untuk memecah Dunia Islam yang berkisar pada garis perbatasan yang senantiasa diperdebatkan sehingga kaum muslimin akan tetap terlibat dalam masalah-masalah sepele.
5. Pendirian organisasi-organisasi seperti Liga Arab dan kemudian Organisasi Konperensi Islam (OKI) yang menipiskan ikatan Islam, dan terus melanjutkan adanya perpecahan di Dunia Islam sementara tetap gagal dalam memecahkan tiap masalah atau isu yang muncul.
6. Pemaksaan berdirinya Negara asing, Israel, di jantung Dunia Islam yang menjadi pemicu serangan kekuatan Barat atas kaum muslimin yang tidak bisa mempertahankan diri sementara mereka terus menghidupkan mitos rasa rendah diri kaum muslimin.
7. Kehadiran penguasa-penguasa zalim di Dunia Islam yang kesetiaanya adalah pada tuannya yakni negara-negara Barat; yang menindas dan menyiksa umat Islam; mereka bukanlah dari umat dan membenci umat sebagaimana umat membenci mereka.
Walaupun ada rintangan-rintangan, persengkongkolan dan rencana semacam itu, pendirian Khilafah sekali lagi akan menjadi kenyataan dalam Dunia Islam. Kita harus mengambil kesempatan ini di saat hari peringatan kehancuran Khilafah untuk merefleksikan situasi saat ini dari kaum muslimin dan memastikan bahwa hanya dengan berusaha untuk mengembalikan Khilafah lah kita dapat mencapat kesuksesan yang sesungguhnya dalam kehidupan saat ini dan kehidupan yang akan datang.
Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.


ZIONIS BERKUASA ATAS HARTA, PEMERINTAHAN DEMOKRASI DIMANA-MANA, PERGAULAN ANAK2 ZIONIS YANG MERUSAK AKHLAK.
﴾ Al Israa’:6 ﴿
Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar

NABI ISA BANGKIT, IMAM MAHDI BANGKIT DARI KETURUNAN NABI2 TERDAHULU YANG TELAH DIBUNUH OLEH KAUM ZIONIS, DARI KETURUNAN ROSULULLAH SAW, NABI IBRAHIM, DLL.
﴾ Al Israa’:7 ﴿
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

Demi langit dan yang datang pada malam hari,  

tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

(yaitu) bintang yang cahayanya menembus,

Kemunculan Imam Mahdi semakin dekat saja, baru2 ini telah ditemukan komet yg paling terang sealam semesta, bahkan komet ini lebih terang dibanding bulan purnama, telah ditemukan sebuah komet, yang diperkirakan bakal teramati dengan jelas oleh warga Bumi pada akhir 2013 mendatang. Komet yang diberi nama ISON (C/2012 S1) itu disebut-sebut merupakan komet yang bakal terlihat lebih terang 15 kali daripada Bulan. Wow!!
Comet C/2012 S1 (ISON) ditemukan di Russia oleh astronomer Vitali Nevski dan Artyom Novichonok di International Scientific Optical Network (ISON) pada tanggal 21 September 2012.
“Diperkirakan baru akan terlihat sangat terang dan jelas oleh mata telanjang pada 2013 ketika komet ISON mendekati matahari,” ujar Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, pada akhir pekan lalu.
Komet ISON mungkin akan menjadi komet paling terang yang disaksikan manusia dalam beberapa abad.
Untuk kali pertamanya, bintang berekor itu mengunjungi bagian dalam tata surya. Ia akan menawarkan pemandangan spektakuler di belahan bumi utara di bulan November dan Desember, saat kepalanya mengarah ke matahari, bersiap mencemplungkan diri ke gelegak panas Sang Surya. Meledak dan mati.
Saat ini ISON teramati bergerak di sekitar Yupiter. Astronom Dr David Whitehouse, mengatakan komet akan terlihat dengan mata telanjang di langit malam pada akhir November.
“Ekornya bisa meregang seperti cahaya yang menyorot ke langit di atas cakrawala,” tulis Dr Whitehouse di situs Independent, seperti dilansir Daily Mail, (27/12/2012).
“Kemudian, ia akan berayun cepat mengelilingi matahari, melewatinya dalam jarak dua juta mil, jauh lebih dekat dari yang pernah dilakukan planet manapun.”
“Sebuah bintang dengan ekor bercahaya akan muncul dari Timur sebelum munculnya Al Mahdi.” (Ka’b al-Ahbar)
“Sebuah komet akan muncul di Timur dengan mengeluarkan cahaya sebelum tiba.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 53)
Saidina Ali ra mengungkapkan dalam catatannya (Jufr Ahmar), :
“Kedatangan Al Mahdi akan di dahului oleh kemunculan bintang yang ekornya menakjubkan, bukan seperti bintang yang kamu lihat muncul setiap dua pertiga pada satu dekad (sepuluh tahun) dan bukan juga bintang yang muncul pada dua pertiga abad dan bukan juga bintang yang muncul setiap abad.Tetapi ia adalah bintang berabad-abad, yang diliputi api, salji, udara dan tanah.Ekornya memanjang, kelajuannya seperti kelajuan cahaya matahari ketika menyonsong fajar.Hujung depannya bertemu dengan hujung belakangnya seperti lingkaran raksasa memancarkan sinar terang dalam langit yang gelap seperti matahari yang terbit.
Kemudian bintang itu akan kembali beredar pada orbitnya.Setelah itu akan datang banyak malapetaka dan kematian yang merupakan keuntungan bagi orang-orang yang baik, dan ia merupakan kerugian bagi orang -orang yang jahat”.

akan tetapi kemunculan komet ini, akan terlebih dahulu dua kali gerhana di bulan ramadhan..
“Munculnya bintang (komet) itu akan terjadi setelah gerhana matahari dan bulan.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 32)
“Ada dua tanda untuk kedatangan Al Mahdi … Yang pertama adalah gerhana bulan di malam pertama Ramadhan, dan kedua adalah gerhana matahari di pertengahan bulan ini.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 47)
“… Gerhana matahari di pertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya ….” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 37)
dalam hadits diatas maksudnya adalah akan ada gerhana bulan dan matahari di awal sebelum ramadhan tiba, pada tanggal 25 april 2013 kemarin telah terjadi gerhana pertama yaitu gerhana bulan, pada tanggal 10 mei 2013 kemarin telah terjadi gerhana matahari, pada tanggal 25 mei 2013 telah terjadi gerhana bulan, ini berarti sama seperti hadits diatas, “…gerhana matahari dipertengahan dibulan ini” bermaksud ditengah bulan2 pada terjadinya gerhana bulan ada gerhana matahari dipertengahannya.wallahu’alam.
kemudian setelah kemunculan gerhana, akan terjadi huru-hara besar di bulan syawal (agustus ini), pembicaraan perang dunia ke-3 oleh para zionis dibulan Dzulqai’dah (september ini), dan mulainya perang dunia ke-3 (Armageddon) di bulan Dzuhijjah (oktober ini),bisa juga sebaliknya yaitu bulan syawal (oktober), bulan dzulqaidah (november), bulan dzulhijjah (desember), karena mengingat komet ISON muncul di bulan antara november atau desember, dan tidak menutup kemungkinan jika pecah perangnya ini dikarenakan umat muslim yg tersesat yg mengikuti orang yahudi dan nashrani dalam perayaan tahun baru dan berbuat kemaksiatan disegenap penjuru negeri melakukan hura-hura akhir tahun..wallahu’alam.
“Akan ada huru hara di bulan Syawal (bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah), pembicaraan tentang perang di bulan Dzulqa’dah (bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah) dan pecahnya perang di bulan Dzulhijjah (bulan kedua belas).” (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 166)
Ada sebuah manuskrip langka dari Abad ke 2 H yang ditulis oleh salah seorang Tabi’at – Tabi’in yang berasal dari Syam. Manuskrip ini tersimpan di perpustakaan Turki di Istanbul dan ditulis ulang oleh beberapa peneliti.
Manuskrip ini berjudul “ Salam wa Harb fi Akhir Zaman ar Rabb “.

Kutipan sesuai terjemahan aslinya sebagai berikut :
“ Perang akhir zaman adalah Perang Dunia, yakni kali ketiga sesudah dua perang besar sebelumnya. Banyak sekali yang mati di dalamnya. Perang dikobarkan oleh seorang laki-laki yang merupakan kucing besar di negeri gelas dan mahkota di kepala……sementara Perang Kedua dikobarkan oleh seorang laki-laki yang nama panggilannya adalah Tuan Besar dan seluruh dunia memanggilnya Hitler………(kalimat terhapus)”
Kalimat di atas adalah bagian dari riwayat yang disampaikan oleh Abu Hurairah, Ibn Abbas, dan Ali Bin Abi Thalib. Kemudian dalam sebuah riwayat yang tida berani disampaikannya semasa hidupnya, Abu Hurairah – ketika hamper tiba saat kematiannya – berkata kepada orang-orang di sekitarnya : ‘ ( Riwayat itu berkaitan dengan berita yang kuketahui tentang keadaan perang akhir zaman. ‘ Mereka berkata, ‘ Sampaikanlah kepada kami. Tidak apa-apa, dan semoga Allah memberimu balasan dengan kebaikan.’
Maka Abu Hurairah pun berkata : “ Dalam rangkaian ( hitungan ) Hijrah sesudah seribu tiga ratus ( tahun ), dan mereka mengikat perjanjian yang disitu Raja Roma melihat bahwa perang semesta dunia pasti terjadi. Allah menghendaki terjadinya perang. Dan waktu tidak berjalan tanpa perjanjian dan perjanjian. Lalu berkuasalah seorang laki-laki dari negeri yang bernama JIRMAN, bernama Al-HIRR. Ia ingin menguasai seluruh dunia. Memerangi semua bangsa di negeri-negeri salju dan kebaikan. Ia bergerak dengan murka Allah sesudah beberapa tahun api (menyala). Ia ingin membunuh rahasia Ar-RUSY atau Ar –RUS…(kalimat terhapus)
Dalam rangkaian Hijrah sesudah seribu tiga ratus ( tahun ), terhitung lima atau enam, Mesir diperintah oleh seorang laki-laki yang dipanggil dengan “ NASHIR “ yang disebut bangsa Arab sebagai “ Sang Pemberani dari Mesir “ Allah membuatnya hina dalam perang dan perang, dan ia tidak memperoleh kemenangan. Kemudian Allah menghendaki Mesir memperoleh kemenangan di bulan-bulan yang mereka cintai, dan itu adalah untuk-Nya. Mesir diterima sebagai pemelihara al Bait dan Arab, dengan seorang laki-laki bersama SADA, ayahnya ANWAR. Akan tetapi ia berdamai dengan pencuri Masjid Al Aqsa di negeri Al-Hazin.

Di Irak muncul seorang lai-laki yang bertindak sewenang-wenang…… dan…….(kalimat terhapus) Sufyani.
Di salah satu matanya terdapat tanda sedikit kemalasan. Namanya Ash-SHADDAM, yakni penghancur orang-orang yang bersekutu untuk menentangnya di Kuwait kecil yang dimasukinya. Ia adalah MAHDUN. Tidak ada kebaikan bagi SUFYANi kecuali dengan Islam. Ia baik dan buruk, dan kecelakaan bagi pengkhianat Al-MAHDI yang terpercaya.

Dalam rangkaian Hijrah seribu empat ratus ( tahun ) dan hitungan dua atau tiga…….(kalimat terhapus), Al-MAHDI Al AMIN keluar dan memerangi seluruh dunia dan menghimpun orang-orang sesat dan dimurkai Tuhan, dan orang-orang yang terseret dalam kemunafikan di bumi ISra’ dan Miraj di tepi bukit MAJIDUN.
Dalam perang itu keluar seorang ratu dunia, pelaku maker dan pelacur. Namanya AMIRIKA. Ia menggoda dunia waktu itu dalam kesesatan dan kekafiran. Sementara itu Yahudi dunia saat itu berada di tempat yang paling tinggi. Mereka menguasai seluruh Al QUDS dan Al MADINAH Al MUQADDASAH ( Kota yang disucikan ).
Semua negeri datang dari laut dan udara, kecuali negeri salju yang menakutkan dan negeri panas yang menakutkan. Al MAHDI melihat bahwa seluruh dunia melakukan makar buruk kepada dirinya dan ia melihat bahwa makar Allah lebih hebat lagi. Ia melihat bahwa seluruh alam Tuhan berada dalam kekuasaannya. Akhir dari perang itu ada di tangannya, dan seluruh dunia merupakan pohon yang dimilikinya dari dahan hingga ranting-rantingnya. Di tanah Isra’ dan Mi’raj terjadi perang dunia yang disitu Al Mahdi memberi peringatan kepada orang-orang kafir bila mereka tidak mau keluar. Maka orang-orang kafir dunia berkumpul untuk memerangi Al Mahdi dalam pasukan sangat besar yang belum pernah dilihat sebelumnya. Dalam kelompok kekuatan Yahudi Al KHAZAR dan Bani Israel masih terdapat pasukan lain yang tidak diketahui jumlahnya. Al Mahdi melihat bahwa siksa Allah sangat mengerikan dan bahwa janji Allah benar-benar telah dating dan tidak diakhirkan lagi. Kemudian Allah melempari mereka dengan lemparan yang dahsyat. Bumi, lautan dan langit terbakar, untuk mereka, dan langit menurunkan hujan yang sangat buruk. Seluruh penduduk bumi mengutuk orang kafir dunia, dan Allah mengizinkan lenyapnya seluruh orang kafir di Perang DAJJAL, dan perangnya terjadi di negeri Syam dan kejahatan………”
wallahu’alam..
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.”
Rasulallah SAW bersabda :“Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia
akan tetap memperoleh pahala.”(HR. Al-Bukhari)

July 20, 2016

Kiamat Semakin Dekat Akibat Ulah Tangan Manusia

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).“ (Qs. ar-Rum : 41)
Di beberapa media sosial dan blogger kini sibuk membicarakan fenomena aneh dan menyeramkan yang terjadi di seluruh dunia dan diduga sebagai tanda awal dari kiamat. Negara beriklim tropis dan panas mulai menerima dampak akibat perubahan cuaca mendadak pada tahun ini dan sebagian daerah seperti di Arab saudi, Suriah, Palestina, Mesir dan Vietnam turut tertutup salju tebal. Sementara Rosulullah SAW sudah menubuwatkan kejadian ini 1400 tahun yg lalu seperti yg dikatakan hadits berikut :
slju
salju arab

Rosulullah SAW bersabda : “Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai” (HR Muslim)
Perubahan magnet pada kerak bumi menyebabkan kutub utara bergerak dengan lebih cepat ke arah Siberia untuk berada pada posisi 40 derajat. Beberapa penelitian menemukan gerakan itu terjadi semakin cepat yaitu pada jarak 42 km sebulan dan diperkirakan beranjak sebanyak 2 km dalam sehari pada 2013.
Ia melintasi garis Khatulistiwa untuk berada pada posisi 40 derajat di selatan.
Yang paling mengejutkan dari fenomena ini jika benar-benar terjadi adalah daerah Amerika Selatan terutama Brazil diduga akan menjadi Kutub Utara sedangkan India menjadi Kutub Selatan. Bagaimana dengan nasib Indonesia, Malaysia, Singapura, dan negara lainnya di Asia Tenggara? Kemungkina akan membeku dan berdiri sejajar dengan India, sekaligus menempatkan garis Khatulistiwa berada di Antartika. Bayangkan, apa yang akan terjadi setelah itu?.
2012
Tanah Tenggelam film 2012
Kota pesisir pantai bakal tenggelam dan Australia Barat terpercaya turut mengalami nasib sama serta setengah negara mengalami waktu siang atau malam lebih panjang.
Fenomena medan kutub bumi pembalik serta kebodohan dan kezhaliman umat manusia yg mehalalkan alat2 musik dan khamr (alkohol) dikhawatirkan mengakibatkan bencana alam lebih dahsyat seperti badai, gempa bumi yg mengakibatkan tanah tenggelam dan letusan gunung berapi, karena alam akan merespon tingkah laku umat manusia jika mereka berbuat zhalim dan membuat kerusakan di bumi.
Rosululloh shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Pada umat ini akan terjadi khosf (tanah tenggelam), mash (wajah dan tubuh manusia dirobah jadi binatang) dan qadzf (hujan batu).” Seorang laki-laki dari kaum muslimin bertanya: “Wahai Rosululloh, kapan itu terjadi?” Beliau menjawab, “Jika muncul penyanyi-penyanyi dari wanita, alat musik dari jenis apa saja, dan khamr telah diminum secara merata.”(HR. Tirmidzi)
Rosululloh shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Sekelompok orang dari umatku benar-benar akan minum khamr, dan mereka akan menamakan khamr dengan nama lain. Di atas kepala mereka akan dimainkan alat-alat musik dan penyanyi-penyanyi wanita. Alloh akan mem-benamkan mereka ke dalam bumi, dan menjadikan yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi.” (HR. Bukhari, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi)
Medan magnet bumi juga akan menjadi lemah dan rentan terhadap fenomena badai matahari serta sinar kosmik yaitu partikel berenergi tinggi dan gelombang elektromagnetik dari luar angkasa. Medan magnet bumi juga akan menjadi lemah dan rentan terhadap fenomena badai matahari serta sinar kosmik yaitu partikel berenergi tinggi dan gelombang elektromagnetik dari luar angkasa.
Pergerakan kutub memang sedang terjadi dan dapat dilihat melalui kejadian bencana alam yang diduga berasal dari pemanasan global dan perubahan iklim secara dramatis sejak akhir-akhir ini.
Berbagai teori diungkapkan menyebabkan ilmuwan memperkirakan medan magnet akan pembalik dalam waktu dua tahun lagi berdasarkan pergerakan kutub yang semakin laju.

Apakah kondisi itu akan terjadi atau itu hanya sebuah lagi spekulasi seperti ramalan kiamat 2012 yang digembar-gemborkan pada tahun lalu?
Kondisi cuaca tidak menentu dan bencana alam semakin sering terjadi akhir-akhir ini diyakini memiliki kaitan dengan perubahan kemiringan sumbu bumi.
Selain itu, pemanasan global juga dikatakan turut mengubah lokasi geografis kutub bumi menurut penelitianGeophysical Research Letters. Dan akankah hal ini akan juga mengakibatkan matahari menjadi terbit dari barat seperti yg telah rosulullah SAW nubuwahkan?
Hadits Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ أَوَّلَ اْلآيَاتِ خُرُوجًا طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَخُرُوجُ الدَّابَّةِ عَلَى النَّاسِ ضُحًى وَأَيُّهُمَا مَا كَانَتْ قَبْلَ صَاحِبَتِهَا فَاْلأُخْرَى عَلَى إِثْرِهَا قَرِيبًا. رواه مسلم في كبات الفتن وأشرط الساعة 18/27 بشرح النواوي
Sesungguhnya awal tanda-tanda terjadinya hari kiamat adalah terbitnya matahari dari arah tenggelamnya dan keluarnya ad-Dabbah di antara manusia pada waktu dluha. Yang mana pun keluar lebih dulu sebelum yang lainnya, maka yang lainnya muncul di belakangnya secara dekat.” (HR. Muslim dalam kitab al-Fitan wa Asyrathu as-Sa’ah, 18/27 dengan syarh Imam Na-wawi)
Laporan peneliti Universitas Texas, Austin mengungkapkan, pencairan gunung es semakin meningkat di Greenland menyebabkan posisi Kutub Utara berubah beberapa sentimeter pada setiap tahun sejak 2005.
Dimaklumi, mulai 1982 hingga 2005, kutub tersebut berubah secara perlahan dari tenggara ke bagian utara Labrador, Kanada pada jarak sekitar 2 milliarcsecond atau 6 sentimeter per tahun.
Sejak 2005, kutub mulai berubah haluan dan bergerak ke arah timur Greenland pada jarak lebih 7 miliarsecond setahun. Kelompok ilmuwan telah lama mengetahui bahwa lokasi kutub bumi tidak tetap dan juga menjadi penyebab musim menjadi tidak menentu seperti yang terjadi pada saat ini.
Selain itu, pencairan es juga menjadi penyebab utama tingkat air meningkat ke lebih 90 persen akibat dari pergeseran kutub pada 2005.
Pada 2011, medan magnet bumi dilaporkan beranjak pada jarak 64 kilometer per tahun, dan ilmuwan digambarkan sebagai fenomena normal yang terjadi sekali pada setiap 100.000 tahun.
Kondisi itu menyebabkan arah kompas berubah dan mungkin tidak lagi ke arah Kutub Utara mengikuti kutub kini telah beranjak dari utara Kanada mendekati ke Rusia.
Menurut Conall Maret Niocaill, seorang ilmuwan di Universitas Oxford, medan magnet bumi melemah dan ia telah beranjak lebih 1.500 km sejak berabad lalu.
“Kekuatan medan magnet Kutub Utara menurun 10 persen sejak 150 tahun lalu.
“Setiap 250.000 tahun sekali, medan magnet ini akan berubah arah ke selatan dan fenomena tersebut terpercaya kali terakhir terjadi sekitar 800.000 tahun lalu yaitu sebelum keberadaan manusia,” katanya lagi.
Sampai sekarang, ilmuwan gagal menemukan jawaban bagaimana fenomena inversi medan magnet itu terjadi.

Waktu lebih singkat

Ahli geofisika NASA, Richard Gross mengungkapkan, tingkat rotasi bumi menjadi lebih cepat sekitar 1,8 mikrodetik akibat gempa berkekuatan 9,0 skala Richter yang melanda Jepang pada 2011.
“Gempa kelima terkuat di dunia sejak 1900 itu juga menyebabkan waktu sehari yang seharusnya setara 24 jam menjadi lebih singkat tanpa disadari masyarakat,” katanya.
Dimaklumi, getaran dahsyat tersebut mengakibatkan kepulauan Honshu beranjak sampai 2,4 meter dengan pembentukan rekahan di bawah dasar laut sepanjang ratusan kilometer selain sumbu bumi berubah pada jarak hampir 10 cm.
Ahli Geofisika Pusat Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Kenneth Hudnut menginformasikan, peta dari Lembaga Informasi Geospatial (GSI) menunjukkan ada pola transisi melibatkan area yang besar setelah gempa terjadi.
Arah Perputaran Aliran Sungai Amazon
Orang-orang mengatakan : Aliran suatu sungai selalu mengarah ke timur. Sebenarnya sejumlah sungai besar di dunia, pada kenyataannya memang mengalir ke arah timur.

Termasuk sungai terbesar di dunia, Sungai Amazon, di Amerika Selatan. Berdasarkan laporan BBC pada tanggal 24 Oktober 2006, dulunya aliran sungai Amazon ini pernah mengarah kearah barat, bukannya mengarah ke timur seperti sekarang ini.
Para peneliti dari University of North Carolina (UNC) berhasil menyimpulkan suatu temuan dari hasil penelitian terhadap lapisan batu di Sungai Amazon. Mereka masih belum dapat memastikan waktu yang tepat kapan berubahnya arah aliran sungai ini, perkiraan mereka adalah sekitar 65 juta tahun silam, atau mungkin juga lebih lama lagi. Sebelum itu, arah aliran Sungai Amazon mengarah ke barat.

Jika kondisi itu terus terjadi, seluruh permukaan bumi mungkin akan berubah seperti ditampilkan dalam film fiksi ilmiah berjudul ‘2012 ‘. Tahukah anda bahwa mereka ahli kitab dari balik layar film2 holywood ini sebenarnya lebih banyak mengetahui tanda2 bencana alam dari AL-Qur’an, hadits2, dari manuskrip2 kuno dan dari kitab mereka? dan sebenarnya mereka bahkan memperingatkan kita dengan apa yg mereka kerjakan dengan agenda2 zionis mereka, dengan pesan2 peringatan akhir zaman pada film2 holywood mereka, karena ada dalil ini :
فَإِن كُنتَ فِى شَكٍّۢ مِّمَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ فَسْـَٔلِ ٱلَّذِينَ يَقْرَءُونَ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكَ ۚ لَقَدْ جَآءَكَ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُمْتَرِينَ
“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.”( Yunus:94 )
Dan tentu saja mereka ini menutupi kebenaran tanda2 peringatan itu yg mereka ketahui dengan kebathilan seperti yg dikatakan suroh berikut :
يَٰٓأَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ لِمَ تَلْبِسُونَ ٱلْحَقَّ بِٱلْبَٰطِلِ وَتَكْتُمُونَ ٱلْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
“Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya?” (Ali-`Imraan:71)
Tahukah anda bahwa mereka para ahli kitab sengaja tidak memberi tahu secara terang-terangan kepada publik yg awam tentang tanda2 bencana alam ini meskipun kiamat atau perang besar akan terjadi mendadak atau di depan mata? karena mereka adalah syaiton dari jenis manusia yg tentu saja ingin terus menyesatkan umat manusia walaupun kiamat datang secara mendadak atau di depan mata. Berfikirlah, kenapa negeri Indonesia yg mayoritas muslim terbesar di dunia tidak bergerak dari kediamannya untuk berjihad di timur tengah atau di myanmar untuk menolon saudara2 muslimnya? Apakah hal ini tidak ada unsur fitnah akhir zaman? tidak ada konspirasi di dalam pemerintahan terhadap zionis, sehingga pemimpin negeri ini takluk kepada barat zionis dan memilih diam terhadap peperangan2 di luar sana? itulah rencana kaum zionis ahli kitab, mereka sengaja membuat makar seperti itu agar terlihat seolah-olah tidak terjadi apa2 di luar sana dan tidak mengandung arti tanda apa2 peperangan2 dan kezhaliman2 itu. Padahal peperangan2 di luar sana dan kezhaliman2 orang2 non-muslim terhadap muslim adalah sebuah tanda kiamat dan tanda akan munculnya peperangan besar peperangan akhir zaman, WORLD WAR 3 !!
“Akan ada huru hara di bulan Syawal (bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah), pembicaraan tentang perang di bulan Dzulqa’dah (bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah) dan pecahnya perang di bulan Dzulhijjah (bulan kedua belas).” (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 166)

Ada sebuah manuskrip langka dari Abad ke 2 H yang ditulis oleh salah seorang Tabi’at – Tabi’in yang berasal dari Syam. Manuskrip ini tersimpan di perpustakaan Turki di Istanbul dan ditulis ulang oleh beberapa peneliti.
Manuskrip ini berjudul “ Salam wa Harb fi Akhir Zaman ar Rabb “.

Kutipan sesuai terjemahan aslinya sebagai berikut :
“ Perang akhir zaman adalah Perang Dunia, yakni kali ketiga sesudah dua perang besar sebelumnya. Banyak sekali yang mati di dalamnya. Perang dikobarkan oleh seorang laki-laki yang merupakan kucing besar di negeri gelas dan mahkota di kepala……sementara Perang Kedua dikobarkan oleh seorang laki-laki yang nama panggilannya adalah Tuan Besar dan seluruh dunia memanggilnya Hitler………(kalimat terhapus)”
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda menceritakan silsilah kejadian akhir zaman,
عِمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ, وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ, وَخُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ, وفَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ خُرُوْجُ الدَّجَّالِ
“Pembangunan Baitul Maqdis adalah (waktu) hancurnya kota Madinah. Hancurnya kota Madinah adalah (waktu) munculnya perang besar. Munculnya perang besar adalah (waktu) direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi). Direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi) adalah (waktu) keluarnya Dajjal“. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4294), Ahmad dalam Musnad-nya (22076 & 22174), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (8297), Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (214), dan lainnya. Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (5424)]